Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

About


Definisielohim.org_Seorang percaya dipanggil di dalam Kristus sehingga dikuduskan di dalam Kristus. Untuk menjadi pembuat murid seperti apa yang telah Allah perintahkan kepada Adam dan Hawa beranak cucu dan bertambah banyak, lalu Yesus mengulangi perintah yang Allah sampaikan, pada waktu kondisi dunia yang sudah berbeda, dunia yang mustahil untuk bisa melahirkan anak cucu rohani.

Namun kehidupan Kristus, kematian Kristus, kebangkitan Kristus, dan naik-Nya Kristus ke sorga memberikan pengharapan bahwa anak cucu rohani pasti terjadi asalkan secara sengaja direproduksi, didoakan, dan dilatih untuk hidup sesuai prinsip-prinsip Injil.

Seorang murid sejati tidak hanya berkata Yesus baik lalu berdiam diri dan menikmati dosa. Tapi ia adalah orang yang diubahkan, ia adalah orang yang akan terus dihajar untuk tidak mengasihi dunia, ia akan selalu dididik agar disiplin, agar ia terus berkembang, agar ia semakin pandai, agar ia semakin sadar betapa berdosanya dirinya. Sehingga ia menginjili dirinya setiap hari dan terus belajar.

Tentunya hanya Allah Tritunggal yang dimuliakan.

Blog saya ini bukan hanya akan menuliskan tentang Teologi Kristen saja tetapi akan ada juga artikel-artikel renungan setiap hari dan kumpulan ayat-ayat Alkitab.
  
Jika Ingin menghubungi saya memberikan kritik dan saran: Klik disini  Lihat Frofil Definisi Elohim

Facebook:  Definisi Elohim

IG: @Definisie_Elohim
                                   
Salam saya "sang penulis amatir yang akan terus menulis sampai maut menjemput" dan saudara-saudara saya yang juga ikut berkontribusi menulis dalam blog ini, Tuhan Yesus memberkati. 31 Mei 2020

DI BAWAH INI SOSIAL MEDIA SAUDARA SAYA YANG JUGA BERKONTRIBUSI Menulis di blog ini;

Facebook dan IG saudara saya : Bruce Hendri dan @brcaryeri12
Dia juga menulis di Kaskus.co.id dengan nama akun Bruce12345

Facebook: Septo Sirangatun 
Saudara saya juga menulis di kaskus. co.id : Septosirangatun

Kembali kepada Definisi ELOHIM tentang diri kita, bukan lagi kita mendefinisikan diri kita biarlah Dia ELOHIM pencipta kita yang mendefinisikan diri kita, untuk mendatangkan kebaikan.