Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Saat Teduh Hari Ini Mazmur 22:14 Pengharapan Di Dalam Kristus

Saat Teduh Hari Ini Mazmur 22:14 Pengharapan Di Dalam Kristus

Pengharapan Di Dalam Kristus

Seperti air aku tercurah, dan segala tulangku terlepas dari sendinya. Mazmur 22:14

Pernahkah bumi atau langit menyaksikan peristiwa duka yang lebih menyedihkan daripada ini! Dalam jiwa dan tubuh, Tuhan kita merasa diri-Nya lemah seperti air yang dicurahkan ke atas tanah. 

Penegakan salib telah mengguncang-Nya dengan kejam, telah menegangkan semua ligamen, menyakitkan setiap saraf, dan kurang lebih melepaskan semua tulang-Nya dari sendi (Mazmur 22:14).

Dibebani dengan berat badan-Nya sendiri, Penderita agung itu merasakan kejang yang meningkat setiap waktunya sepanjang enam jam. 

Rasa ingin pingsan dan sakit terlalu besar; sementara dalam kesadaran-Nya sendiri Dia menjadi tidak lain sebuah tumpukan kesengsaraan dan rasa ingin pingsan. 

Ketika Daniel melihat penglihatan yang besar itu, demikian ia menjelaskan perasaannya, "hilanglah kekuatanku; aku menjadi pucat sama sekali, dan tidak ada lagi kekuatan padaku." (Daniel 10:8)

Betapa lebih pucat lagi Nabi kita yang lebih besar itu ketika Dia melihat penglihatan yang mengerikan akan murka Allah, dan merasakannya dalam jiwa-Nya sendiri! 

Bagi kita, perasaan seperti yang Tuhan kita alami pasti tidak akan tertahankan, dan kemudian ketidaksadaran datang menolong kita dari perasaan tersebut; tetapi dalam kasus-Nya, Dia terluka, dan merasakan tusukan pedang; Dia minum habis cawan itu dan mengecap setiap tetesnya.


    "Oh Raja segala Duka! (sebuah gelar yang ganjil, namun benar adanya

    hanya layak bagi Engkau di antara segala raja)

    Oh Raja segala Luka! bagaimana aku berduka untuk-Mu,

    Yang mendahului aku dalam segala duka!" [1]

Sementara kita berlutut di hadapan takhta Juruselamat yang sekarang telah naik ke surga, marilah kita mengingat baik-baik bagaimana cara Dia mempersiapkan takhta itu sebagai takhta kasih karunia bagi kita; marilah kita di dalam roh minum dari cawan-Nya, supaya kita diberi kekuatan dalam saat-saat yang begitu berat kapanpun terjadinya. 

Dalam tubuh jasmani-Nya setiap anggota menderita, maka pastilah terjadi juga dalam rohani-Nya; tetapi seperti halnya dari seluruh kesedihan dan kesengsaraan-Nya, tubuh-Nya keluar tanpa luka menuju kemuliaan dan kuasa, begitu juga tubuh mistik-Nya akan keluar melewati perapian tanpa sedikit pun bau terbakar.

Pengharapan oleh karena kerelaan Kristus

Dia melakukan semua yang benar, suci, kudus. Yesus melalukan semua yang berkenan di hadapan Allah Bapa. Segala sesuatunya terjadi karena Ia merelakan diri-Nya untuk hidup sebagai daging fana yang sangat terbatas.

Ia menjadi sangat miskin bagi dunia, namun penghormatan, kuasa dan kemuliaan tetaplah ada di dalam Dia. setiap orang yang dekat dengan-Nya, dapat merasakan bahwa Ia Guru yang benar, berkuasa dan dapat diharapkan.

Tetapi harapan yang Allah berikan melalui Yesus, berbeda dengan harapan yang diharapkan manusia. Ini harapan yang meremukkan diri-Nya sendiri, Dia yang menjadi tidak berdaya karena dosa kita. Yesus menjadi dosa karena kita yang berdosa, semua dosa kita ditimpakan kepada-Nya. 

Demikianlah keselamatan jiwa hanya didapatkan melalui iman kepada Yesus, kita diselamatkan karena Dia yang disalibkan, Dia yang telah menerima hukuman dosa kita dan kita dibenarkan oleh kuasa kasih karunia-Nya.

Baca Juga: Saat teduh Lukas 23:27

Ini adalah harapan yang kokoh, karena ada di gengaman Yesus yang berkuasa, Dia yang telah disalibkan dan yang telah bangkit dari kematian. Betapa sekarang, ketika merenungkan kebenaran ini, kita dapat memuji Dia, memuliakan Dia dan bersukacita karena kasih karunia-Nya. Dia memberikan diri-Nya bagi kita, untuk menjadi milik berharga kita, kekuatan hidup yang sejati. Amin.

____________________

[1] Bagian dari puisi The Thanksgiving oleh George Herbert, seorang pendeta Anglikan

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).

Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.

Renungan karya Charles H. Spurgeon ini, telah menjadi bahan saat teduh wajib oleh penulis selaku pembaca, hasil refleksi pribadi pelajaran-pelajaran rohani yang menguatkan dan memperkenalkan kepada Allah yang sejati telah penulis sediakan dibawah tulisan asli karya clasik. (Pengharapan oleh karena kerelaan Kristus).
Definisi Elohim
Definisi Elohim Dalam Kekristenan Injil haruslah menjadi berita utama yang dikabarkan. Bukan motivasi kosong yang mengajak manusia semakin mencintai dunia ini lalu menyembah berhala, memuliakan benda fana. Dan bagaimana Injil menjadi gaya hidup dan mendorong kita untuk tidak menjadi pemalas tetapi semakin improve diri kita sehingga menjadi berkat bagi sesama, Injil tersampaikan, dan Allah saja dimuliakan.

Posting Komentar untuk "Saat Teduh Hari Ini Mazmur 22:14 Pengharapan Di Dalam Kristus"