Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Renungan Yohanes 7:6 Ajaran yang Berasal Dari Allah

Renungan Yohanes 7 6 Ajaran yang Berasal Dari Allah

Ayat Alkitab Yohanes 7:16

Judul Renungan; Ajaran yang Berasal dari Allah

Yohanes 7:16 (TB) Jawab Yesus kepada mereka: “Ajaran-Ku tidak berasal dari diri-Ku sendiri, tetapi dari Dia yang mengutus Aku.

Yesus yang tidak akan pernah sama dengan sistem dunia, Yesus yang selalu berlawanan dengan cara-cara dunia. Sebab apa pun yang berasal dari-Nya adalah berasal dari Allah Bapa, Ia tidak mengajarkan budaya, Ia tidak mengajarkan cara-cara yang kebanyakan masyarakat pada waktu itu pandang baik dan benar. Ia menerobos semua itu, melakukan hal-hal yang bertentangan.

Yesus tidak pernah mencari penghormatan manusia, karena Ia sangat mengerti apa yang berasal dari manusia sangatlah sementara. Yesus berkata-kata bukan berdasarkan diri-Nya sendiri. Yesus memberikan pengajaran yang berasal dari Allah, mengajarkan kepada Anda dan saya. 

Bagaimana seharusnya kita menjadi seorang Kristen sejati? Di mana apa pun yang keluar dari mutut Anda dan saya seharusnya berasal dari Allah, yang menguasai dunia ini, Allah yang telah menebus kita dari dosa.

Saudaraku, kehidupan Kristus adalah model untama yang harus kita tiru, terutama dalam hal pengajaran, dalam hal kuasa, dalam hal kekudusan dan dalam hal kasih dan kebencian yang mendalam akan dosa. 

Para pengkotbah baiklah Anda benar-benar mengkotbahkan Injil Yesus Kristus, berhenti mencari hormat dengan mengabarkan diri Anda sendiri dan segala pencapaian Anda. Paru guru Agama kabarkan Kristus sebagai pusat dari semua pengajaran Anda.

Para orang tua bawalah anak Anda untuk hidup sesuai kitab suci. Saudaraku, Kekristenan kita haruslah hidup benar-benar Alkitabiah, tidak membiarkan sedikit pun cara hidup, nasehat dunia dan segala hal tentang dunia ini mempengaruhi cara hidup kita.

Baca Juga: Renungan Ratapan 3:26

Yesus mengabarkan apa yang Allah perintahkan kepada Anda dan saya, kita akan masuk ke Injil, di mana Dia yang taat kepada Allah Bapa, pada akhirnya Dia disalibkan. Saudaraku, dosa adalah musuh Anda dan saya, setiap perintah untuk menjadi sama seperti Yesus, tanpa salib adalah kebohongan besar. Pada akhirnya hanya membentuk orang-orang legalisme yang sombong dan merasa mereka telah menyelamatkan diri sendiri.

Baiklah kita lihat sekarang, Yesus yang disalibkan itu, karena salib maka Anda dan saya disalibkan bersama-sama dengan Dia, karena salib kita dapat menyangkal diri dan  mengikuti Yesus. Pusat dari kehidupan Kristen adalah Yesus Kristus yang disalibkan itu.

Baiklah Anda dan saya hidup hanya untuk memeluk salib karena dari sanalah sumber kuasa, mujizat terbesar, dan segala kepenuhan berkat diperoleh. Yaitu Yesus Kristus memberikan  diri-Nya, bersama-sama dengan kita, memampukan kita untuk menjalani hari-hari sesuai dengan rancangan, kehendak dan jalan yang Allah tetapkan bagi Anda dna saya (Efesus 2:10).

Kekristenan bukan hanya berbicara tentang meneladani, lebih jauh dari itu dan juga sangat penting adalah kuasa Injil yang mengubahkan (Roma 1:16-17). Injil yang memberikan kuasa, karena Injil adalah kekuatan Allah. sehingga semua hal tentang apa yang Anda dan saya beritakan dalam kehidupan sehari-hari adalah Kristus yang disalibkan itu.

Baca Juga: Renungan Yohanes 4:9

Dia yang menjadi sangat hina sehingga kemuliaan-Nya dilimpahkan kepada kita. Inilah pengajaran itu, yang berasal dari Allah. yaitu Injil Yesus Kristus, sebab Alkitab pada akhirnya memberitakan Dia, yang dengan segala kasih. Kelimpahan rahmat-Nya, rela disalibkan untuk menyelamatkan orang berdosa yang layak binasa.

Tuhan Engkaulah pengajaran itu sendiri, baiklah hidup kami dalam hari-hari yang singkat ini bekerja untuk selalu memberitakan Yesus Kristus yang disalibkan itu. Ketika ditemukan ketidakmurnian di dalam diri kami. Tuhan Engkau yang mendidik, menyelidiki, yang menghakimi kami. Mampukan kami ya Tuhan. Di dalam nama Yesus. Amin.

Definisi Elohim
Definisi Elohim Dalam Kekristenan Injil haruslah menjadi berita utama yang dikabarkan. Bukan motivasi kosong yang mengajak manusia semakin mencintai dunia ini lalu menyembah berhala, memuliakan benda fana. Dan bagaimana Injil menjadi gaya hidup dan mendorong kita untuk tidak menjadi pemalas tetapi semakin improve diri kita sehingga menjadi berkat bagi sesama, Injil tersampaikan, dan Allah saja dimuliakan.

Posting Komentar untuk "Renungan Yohanes 7:6 Ajaran yang Berasal Dari Allah"