Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Renungan Mazmur 91:4 Kepada Siapa Kita Mendapatkan Perlindungan?

 Renungan Mazmur 91:4 Kepada Siapa Kita Mendapatkan Perlindungan

Mazmur 91:4 (TB) Dengan kepak-Nya Ia akan menudungi engkau, di bawah sayap-Nya engkau akan berlindung, kesetiaan-Nya ialah perisai dan pagar tembok.

Kita hidup dalam dunia yang berjuang untuk hidup terlindung dari apapun. Terutama penderitaan, semua orang tidak suka dengan penderitaan. Jika bisa, penderitaan janganlah menjadi bagian dari kehidupan. 

Manusia juga berjuang untuk memiliki banyak harta, agar mereka dapat aman, berlindung di dalam wadah harta kekayaan mereka. Di mana keamanan ini dibentuk oleh diri sendiri, agar dapat hidup lebih baik. 

Dunia yang ada dalam lembah penderitaan, ketidakpastian dan kerusakkan yang terjadi di mana-mana. Jika kita mau jujur, ketika kita dewasa, kita akan terkejut dengan kehidupan. Dan rasa terkejut itu, merusak kedalaman hati dan pikiran kita. Begitu banyak pertanyaan yang kita tanyakan, yang itu diluar jangkauan.

Tidak jarang, ada orang-orang yang dari sejak kecil telah ada di dalam penderitaan yang sangat mengerikan. Mereka yang terlahir di zona perang, mereka yang hidup dari sejak bayi ada di dalam wabah kelaparan akibat keserakahan manusia. 

Pada dasarnya, jika kita di Indonesia aman, Anda yang ada di negara aman. Ada banyak negara di belahan dunia yang tidak aman. Dan inilah penderitaan itu telah menjadi bagian paling terlihat jelas dalam kehidupan.

Bahkan diam di negara paling aman sekalipun, kita sebenarnya tidak aman. Penderitaan sakit penyakit bisa saja datang menghampiri. Perasaan yang tidak menentu, pekerjaan yang sulit. Kita yang dilecehkan baik secara fisik dan mental. 

Kita yang telah hidup dalam keluarga yang tidak sehat secara ekonomi. Jika ekonomi sehat, maka tidak sehat  secara komunikasi. Bahkan orang tua yang bercerai. Kita yang masih kuliah, memikirkan masa depan yang tidak menentu. Dan bahkan tidak tahu kapan dapat menyelesaikan perkuliahan.

Kehidupan benar-benar menunjukkan kepada kita, definisi dari hidup yang pada dasarnya adalah penderitaan yang tanpa henti. 

Kalaupun ada tawa, itupun seringkali dalam penderitaan yang menyengat, menyayat, merusak, memukul dan mematikan. Dan saya harus menuliskan ini, tentang masalah kita yang utama. Yang melahirkan semua penderitaan di muka bumi ini. Yaitu dosa, dosa kitalah yang paling utama, bahwa kita adalah musuh Tuhan.

Ketika saya membawa Anda merenungkan ulang setiap penderitaan yang ada di dunia ini, saya tidak sedang membawa Anda untuk melakukan yang terbaik untuk bebas dari penderitaan. Karena penderitaan di dalam dunia yang terus berjalan ke dalam kebinasaannya/kehancurannya.

Kita hidup dalam dunia dunia yang menuju kebinasaannya, pada saat yang sama kita adalah orang berdosa musuh Allah. Ketika merenungkan pemazmur, di mana dinyatakan bahwa Allah adalah tempat perlindungan, di mana kita dapat benar-benar aman. Kita dapat melihat pada salib Kristus, di mana Allah telah menjadi manusia dan menderita, Dia mengalami penderitaan yang sama.

Penderitaan-Nya adalah Dia ikut serta dengan kita, di mana dunia yang telah ada dalam kutuk dosa. Yesus dikutuk di atas salib untuk membebaskan Anda dan saya yang ada di dalam dunia lepas dari kutuk. Ketika kita percaya dan bertobat kepada-Nya. Kita seharusnya sadar, sangat sadar bahwa kita pendosa, kita harus bertobat.

Baca Juga: Mengenal keajaiban TUHAN

Ketika Injil diberitakan, saya terlampau yakin, ini adalah kekuatan Allah yang akan menembus hati setiap kita, ketika membayangkan salib. Kita bukan berduka karena Kristus disalibkan, tetapi kita berduka karena menyesali, melihat semua dosa kita di dalam Dia, kita disadarkan betapa dosa adalah sesuatu yang serius. 

Kita yang tidak menginginkan Tuhan, tetapi ingin kemegahan dunia, kita yang menolak Allah tetapi lebih memilih berjuang untuk diri sendiri dan dengan cara sendiri. perlindungan yang rapuh dan membinasakan.

Terpujilah Tuhan yang mau, memberikan rahmat-Nya yang begitu besar kepada kita yang adalah pendosa besar. Betapa kita yang seharusnya binasa, oleh kasih karunia dibenarkan oleh kematian Yesus dan kebangkitan Yesus menjadi suatu harapan pasti. Kebangkitan Yesus menjadi tempat di mana Anda dan saya hari ini dapat berharap. 

Inilah Injil, di mana kita dapat berlindung, di mana kita dapat melihat tembok yang tinggi dan menjadikan jiwa kita aman dalam Dia. Injil yang adalah sayap indah melindungi kita dari kutuk dosa, dari dosa dan membawa kita pada terang kemuliaan Kristus. Menjadikan kita baru, menjadikan kita anak Allah dan menjadikan kita terang bagi dunia yang tersesat dan gelap.

Seperti induk rajawali yang menyembuyikan anaknya dari bahaya. demkianlah kita aman di dalam Kristus, Ia yang memberikan perlindungan bagi jiwa. Dan tidak ada yang dapat membinasakan jiwa, kita adalah milik Yesus yang berkuasa.

Datanglah kepada Allah saja, Dialah harapan kita, Dialah perlindungan kita sebab tidak ada yang dapat merebut Dia dari kita. Kekayaan dapat habis, umur kita pendek, kapan saja kita dapat mati. Tetapi kasih Kristus yang dikaruniakan di dalam kita tidak akan pernah lenyap sampai selama-lamanya. Kasih yang kekal dari Dia, bagi kita yang Dia kasihi untuk menikmati hidup kekal bersama-Nya. Sampai selama-lamanya.

Tanpa Tuhan, kita binasa, tanpa kita menjadi milik-Nya, betapa hidup sia-sia. memiliki Tuhan dalam hidup, kita telah menemukan tujuan. Dalam daging, kemah fana, mengenal Kristus dan terus berharap pada Dia, merupakan kehidupan yang baru, sejati dan benar-benar puas. 

Baiklah kehidupan yang sementara saat ini, kita pergunakan untuk membawa orang-orang kepada Kristus dan diri sendiri, jiwa melalui pikiran dan perasaan. Untuk Kristus dan kehendak-Nya atas hidup kita dan lingkungan.

Doa

Tuhan di dalam-Mu kami dapat berdiam dengan tenang. Oleh karena kuasa yang Ajaib dari-Mu kami dapat tetap di dalam Kristus dan aman. Berilah kami rahmat-Mu untuk selalu menjadi  pemberita Injil melalui hidup kami, perkataan kami kepada rekan-rekan dan saudara kami bahkan kekasih kami. Engkaulah yang terindah, terpuji dan berkuasa selama-lamanya. Di dalam nama Yesus. Amin.

Definisi Elohim
Definisi Elohim Dalam Kekristenan Injil haruslah menjadi berita utama yang dikabarkan. Bukan motivasi kosong yang mengajak manusia semakin mencintai dunia ini lalu menyembah berhala, memuliakan benda fana. Dan bagaimana Injil menjadi gaya hidup dan mendorong kita untuk tidak menjadi pemalas tetapi semakin improve diri kita sehingga menjadi berkat bagi sesama, Injil tersampaikan, dan Allah saja dimuliakan.

Posting Komentar untuk "Renungan Mazmur 91:4 Kepada Siapa Kita Mendapatkan Perlindungan?"