Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Renungan 2 Timotius 4:2 Menjadi Teladan dari Amanat-Nya

Renungan 2 Timotius 4:2 Menjadi Teladan dari Amanat-Nya
2 Timotius 4:2 (TB) Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran. 

Renungan: Oswald Chambers

Kita bukan hanya diselamatkan hanya untuk menjadi alat bagi Allah, melainkan untuk menjadi Anak-anak-Nya. Dia tidak menjadikan kita menjadi sekadar petugas rohani, tetapi menjadi pembawa amanat rohani, dan amanat tersebut harus menjadi bagian dari diri kita. 

Anak Allah sendiri merupakan amanat Allah sendiri -- “Perkataan-perkataan yang Kukatakan kepadamu adalah roh dan hidup” (Yohanes 6:63).

Sebagai murid-Nya, hidup kita harus menjadi teladan suci dan realitas dari amanat yang kita sampaikan. 

Memang hati seseorang yang belum diselamatkan dapat juga melayani karena penugasan menghendaki demikian, tetapi diperlukan hati yang remuk oleh keinsafan dosa, dibaptis oleh Roh Kudus dan ditaklukkan ke dalam kendali maksud tujuan Allah untuk menjadikan hidup seseorang sebagai teladan yang suci dari amanat Allah.

Ada perbedaan antara memberikan kesaksian dan berkhotbah. Seorang pengkhotbah adalah seseorang yang telah menerima panggilan Allah dan dengan tekun memakai seluruh tenaganya untuk menyatakan kebenaran Allah. 

(Akan tetapi) Allah membawa kita melampaui aspirasi dan gagasan kita sendiri, dan membentuk dan menempa kita untuk maksud tujuan-Nya bagi kita, seperti yang dikerjakan-Nya dalam kehidupan para murid setelah Pentakosta. 

Maksud dari Pentakosta bukanlah untuk mengajarkan sesuatu kepada para murid, melainkan membuat mereka menjadi inkarnasi atau penjelmaan dari khotbah mereka sehingga mereka secara harfiah menjadi amanat Allah dalam rupa manusia “... kamu akan menjadi saksi-saksi-Ku ...” (Kisah Para Rasul 1:8).

Baca Juga: Renungan 6:67

Izinkanlah Allah mendapat kebebasan penuh dalam hidup Anda bila Anda berbicara. Sebelum amanat Allah dapat membebaskan orang lain, pertama-tama pembebasan-Nya harus menjadi nyata dalam diri Anda. 

Kumpulkan bahan Anda dengan cermat, dan kemudian izinkan Allah untuk “membakar kata-kata Anda” bagi kemuliaan-Nya.

Definisi Elohim
Definisi Elohim Dalam Kekristenan Injil haruslah menjadi berita utama yang dikabarkan. Bukan motivasi kosong yang mengajak manusia semakin mencintai dunia ini lalu menyembah berhala, memuliakan benda fana. Dan bagaimana Injil menjadi gaya hidup dan mendorong kita untuk tidak menjadi pemalas tetapi semakin improve diri kita sehingga menjadi berkat bagi sesama, Injil tersampaikan, dan Allah saja dimuliakan.

Posting Komentar untuk "Renungan 2 Timotius 4:2 Menjadi Teladan dari Amanat-Nya "