Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ciri khas istilah Anak Allah untuk Yesus dalam Injil Markus: pendekatan intertekstual.

 

Ciri khas istilah Anak Allah untuk Yesus dalam Injil Markus: pendekatan intertekstual. 

Kita sering menemukan istilah anak Allah di Alkitab (LAI) disematkan kepada beberapa objek seperti malaikat(Ayub 16 LXX versi Brenton οι υιοι του θεου - anak-anak milik Allah), Israel (Roma 9:4 NA28 ἡ υἱοθεσία - anak angkat), & Yesus (Markus 1:1 NA28 υἱοῦ θεοῦ - Anak milik Allah). 

Disini penulis akan memberikan ciri khas penyematan istilah Anak Allah yang diperuntukkan kepada Yesus yang tentunya ciri khas penyematan istilah ini tidak ditemukan pada Israel dan malaikat menurut Injil Markus dengan pendekatan intertekstual. 

Markus 1:1-3 (TB)  Inilah permulaan Injil tentang Yesus Kristus, Anak Allah. Seperti ada tertulis dalam kitab nabi Yesaya: "Lihatlah, Aku menyuruh utusan-Ku mendahului Engkau, ia akan mempersiapkan jalan bagi-Mu;  ada suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya",

Markus memberikan prolog pada tulisanya di Markus 1:1, kalau yang Ia tulis adalah Injil yang mendeskripsikan Yesus sebagai Anak Allah. Di Markus 1:2-3, secara konteks dekat, penggunaan Yesaya 40:3 oleh Yohanes Pembaptis menjadi dasar eskalasi seruannya di padang gurun untuk mempersiapkan jalan bagi Tuhan. Orang yang menerima sambutan Yohanes pembaptis sendiri adalah adalah Yesus (Markus 1:9-10). Konteks jauh Yesaya 40:3 yang dikutip Yohanes Pembaptis adalah seruan Yesaya yang berisi nubuatan kalau TUHAN (YHWH) yang membawa kelepasan untuk Israel dari belenggu jajahan bangsa Babel.

Jauh peristiwa sebelum Israel mengalami jajahan di Babel. Israel pernah hidup dibawah jajahan Mesir. Dengan pola historis yang sama dengan peristiwa di Babel, Allah pun berjanji kepada Israel kalau mereka dibebaskan dari jajahan bangsa asing, yaitu Mesir. Janji ini dinyatakan dalam Keluaran 23:20-21, dimana TUHAN memberikan Sang Utusan yang menuntun mereka keluar dari jajahan Mesir. 

Utusan - מֲלְאָךְ yang dijanjikan oleh TUHAN dalam Keluaran 23:20-21 memiliki kuasa yang tidak sekedar menuntun umat keluar dari belenggu Mesir namun Utusan - מֲלְאָךְ yang TUHAN berikan kepada umatNya mempunyai kuasa mengampuni dosa sehingga umat harus tunduk kepada Dia. 

Bandingkan dengan catatan Markus 2:5, Yesus mengampuni dosa orang lumpuh dengan aksi Utusan yang dijanjikan Allah di kitab Keluaran 23:20-21 & Yesaya 55:7, TUHAN yang memberikan pengampunan kepada Israel

Maka dari itu, Rikkie Watts dalam disertasinya memberikan kesimpulan kalau Markus menuliskan Injilnya dengan tema exodus yang baru, yang tereferensi dari kitab Yesaya dan Keluaran, PL itu sendiri. Diperhatikan dengan seksama, prolog Injil Markus menggunakan istilah εύαγγέλιον - Injil, kabar baik yang disematkan kepada Yesus & ide prolog serta semua Injil Markus memiliki gagasan & pola historis yang sama dengan Yesaya 40:9; 41:27; 44:22; 43:25 52:7; 60:6; 61:1 yang memang berisi εύαγγέλιον - gospel, kabar baik bagi umat Israel ditengah keterpurukan. Janji yang diberikan kepada Israel ikerjakan oleh Allah yang membebaskan umatNya dari tanah belenggu jajahan sekaligus mengampuni mereka dari kesalahan-kesalahan.

Jika di diera PL Allah membebaskan umatNya dari jajahan bangsa asing yang membelenggu mereka. Injil Markus menyampaikan pesan kepada pembacanya dengan tema exodus yang sejati yang berisi berita baik kalau Yesus datang kedunia untuk membebaskan umatNya dari belenggu dosa dengan memberikan nyawaNya sendiri bagi kita (Markus 10:45) seperti yang ternubuatkan dalam kitab Yesaya sendiri. 

Baca Juga: Istilah Anak untuk Yesus di dalam Injil Markus

Yesaya 53:4 LXX versi Brenton - Dia menanggung dosa-dosa (τας αμαρτιας - tas hamartias) kita, dan menderita karena kita, namun kita menganggap Dia berada dalam kesulitan, dan penderitaan, dan penderitaan.

Jadi, sebutan "Anak Allah" yang disematkan pada Yesus tidak lain adalah pembebas umatNya dari belenggu dosa, yang mengampuni setiap umatNya dari dosa. 

Source :

G. K Beale. 2015. Penggunaan Perjanjian Lama oleh Perjanjian Baru. Malang. Literatur SAAT. 

Nestle Aland 28 Bible, diakses dari BibleWork 10.

Rikki E. Watts. 2000. Isaiah's New Exodus in Mark. USA. Baker Acedemic. 

Sir Lancelot C. L Brenton. 2003. The Septuagint With Apocrypha: Greek and English. America. Hendrickson Publisher. 


Definisi Elohim
Definisi Elohim Dalam Kekristenan Injil haruslah menjadi berita utama yang dikabarkan. Bukan motivasi kosong yang mengajak manusia semakin mencintai dunia ini lalu menyembah berhala, memuliakan benda fana. Dan bagaimana Injil menjadi gaya hidup dan mendorong kita untuk tidak menjadi pemalas tetapi semakin improve diri kita sehingga menjadi berkat bagi sesama, Injil tersampaikan, dan Allah saja dimuliakan.

Posting Komentar untuk "Ciri khas istilah Anak Allah untuk Yesus dalam Injil Markus: pendekatan intertekstual. "