Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kutipan Kristen Oleh Oswald Chambers

Kutipan Kristen Oleh Oswald Chambers

Salah satu renungan, yang membawa saya pada penyangkalan diri dan meninggalkan semua cita-cita saya dan berjuang untuk menggapai Kristus saja. adalah Renungan yang ditulis oleh  Oswald Chambers.

 Oswald Chambers lahir pada tahun 1874 dan pada umur 43 tahun pada tahun 1917. Ia seorang pengkotbah dan setelah kematiannya. Istrinya, Biddy, adalah seorang stenografer dan bisa mengetik dengan kecepatan 150 kata per menit. Selama dia mengajar di Kolese Bible Training dan berbagai tempat di Mesir, Biddy terus mencatat pelajaran-pelajaran yang disampaikannya kata per kata. Dia menghabiskan sisa waktu hidupnya selama 30 tahun untuk menyusun catatannya ke dalam sejumlah besar karya-karya Chambers yang diterbitkan. (t/Setya) (Seumber https://pelitaku.sabda.org/oswald_chambers_penulis_pengajar_dan_pendeta)

Kutipan Kristen Oleh Oswald Chambers

Pengalaman keselamatan berarti bahwa dalam kehidupan Anda terjadi perubahan-perubahan yang dramatis. Keinginan Anda menjadi baru dan perkara lama telah kehilangan kuasanya untuk menarik perhatian Anda. Jika Anda masih sangat merindukan hal-hal yang lama, sangat tidak masuk akal untuk berbicara mengenai kelahiran baru, dan Anda menipu diri sendiri.

 Allah memilih ujian bagi Abraham, dan Abraham tidak menunda maupun memprotes, melainkan tetap mematuhinya. Jika Anda tidak hidup dekat dengan Allah, sangat mudah untuk menyalahkan Dia atau membuat penilaian atas Dia. Anda harus melewati pencobaan sebelum Anda memiliki hak untuk menyatakan suatu penilaian karena melalui pencobaan, Anda belajar mengenal Allah lebih baik lagi. Allah bekerja dalam kita untuk mencapai tujuan-Nya yang tertinggi sampai tujuan-Nya dan tujuan kita menjadi satu.

Bila Anda mencari hal-hal yang besar bagi diri Anda sendiri, Anda merintangi Allah untuk memakai Anda. Selama Anda mempertahankan kepentingan pribadi sendiri, Anda tidak dapat seutuhnya dipersatukan dengan kepentingan Allah. Saya harus belajar bahwa tujuan hidup saya adalah milik Allah, bukan milik saya.

Ketika kita berkata, “Sungguh ia pengkhotbah dengan pribadi yang menakjubkan, memesona, dan mempunyai wawasan yang luar biasa!”, kesempatan apakah yang dimiliki Injil Allah melalui semua hal itu? Hal itu tidak dapat menghasilkan apa-apa bagi pendengarnya karena yang menjadi perhatian adalah pada pembawa berita, bukan pada pesan/berita Injil yang disampaikannya. Jika seseorang pekerja atau pelayan menarik perhatian karena kepribadiannya, daya tariknya berhenti sampai di situ. Akan tetapi, jika ia dipersatukan dengan Tuhan sendiri, daya tariknya adalah pada hal-hal yang dapat dilakukan Yesus Kristus. Bahayanya adalah pemujaan atau memberi kemuliaan kepada manusia, sedangkan Yesus berkata kita harus meninggikan Dia saja (lih. Yohanes 12:32).

Ketika kita dilahirkan baru oleh Allah, kita menjadi kediaman Roh Allah. Jika demikian, kita harus berhati-hati memeliharanya agar tidak tercemar bagi Dia. Roh Kudus akan bertanggung jawab untuk bagian bawah sadar yang tidak kita ketahui, tetapi kita harus memberi perhatian penuh dan menjaga bagian kesadaran yang merupakan tanggung jawab kita “... sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan” (Roma 8:26).

Situasi kehidupan orang percaya diatur oleh Allah -- tidak ada yang disebut kebetulan. Allah dalam pemeliharaan-Nya membawa Anda masuk dalam situasi yang sama sekali tidak dapat Anda mengerti, tetapi Roh Allah mengerti. Allah membawa Anda ke dalam situasi tertentu untuk menyelesaikan tujuan yang ditentukan Allah.

Apakah Tuhan memperlakukan Anda dengan cara seperti itu? Apakah Yesus mengajar Anda untuk memiliki keakraban pribadi dengan Diri-Nya sendiri? Izinkanlah Dia membisikkan pertanyaan-Nya langsung kepada Anda -- “Apakah engkau percaya akan hal ini?” Apakah Anda menghadapi suatu kebimbangan dalam kehidupan Anda? Apakah Anda, seperti Marta, telah tiba di suatu persimpangan jalan situasi yang melingkupi Anda ketika kemudian teologi Anda telah menjadi kepercayaan Anda pribadi? Hal ini terjadi hanya ketika terpaan masalah pribadi membawa kesadaran akan kebutuhan pribadi akan Tuhan.

Jika kita mau dipakai oleh Allah, Dia akan membawa kita melewati beberapa pengalaman yang dirancang untuk menjadikan kita berguna dalam tangan-Nya. Kita tidak tahu persis mengapa Allah memperlakukan kita dengan cara seperti itu, sampai ketika kita menyadari dan mengatakan. “Sebaliknya, bersukacitalah sesuai dengan bagian yang kamu dapat dalam penderitaan Kristus supaya kamu juga boleh bergembira dan bersukacita pada waktu Ia menyatakan kemuliaan-Nya” (1 Petrus 4:13).

Ketika diperhadapkan dengan firman kebenaran, kita harus segera bertindak dengan berkata, “Ya,” ... datang kepada-Nya. Saat kita datang, kuasa adikodrati kehidupan Allah, kuasa yang melumpuhkan kedagingan dan iblis, kuasa yang menghidupkan, masuk ke dalam kehidupan kita.

Semangat kekristenan timbul saat saya dengan penuh sadar menyerahkan hak saya dan menjadi hamba bagi Yesus Kristus. Sebelum saya melakukan hal itu, saya tidak akan menjadi seorang percaya seperti yang Allah maksudkan.

Yesus Kristus tidak akan memaksa saya untuk menaati-Nya, tetapi begitu saya menaati-Nya, saya menggenapi tujuan rohani saya. Melalui ketaatan, ribuan orang diberkati. Dalam menaati Yesus Kristus, penebusan Tuhan akan mengalir melalui saya dalam hidup orang lain.

Baca Renungan Hariannya langkap dan memberikan pengertian yang mendalam akan Kekristenan; 

Definisi Elohim
Definisi Elohim Dalam Kekristenan Injil haruslah menjadi berita utama yang dikabarkan. Bukan motivasi kosong yang mengajak manusia semakin mencintai dunia ini lalu menyembah berhala, memuliakan benda fana. Dan bagaimana Injil menjadi gaya hidup dan mendorong kita untuk tidak menjadi pemalas tetapi semakin improve diri kita sehingga menjadi berkat bagi sesama, Injil tersampaikan, dan Allah saja dimuliakan.

Posting Komentar untuk "Kutipan Kristen Oleh Oswald Chambers"