Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Apakah kemanusiaan Yesus diciptakan? Part 3

Apakah kemanusiaan Yesus diciptakan

Apakah kemanusiaan Yesus diciptakan?  Part 3

Oleh Gilbeth Pramana Saputra

Surat Paus Leo kepada Flavianus, uskup Konstantinopel, tentang Eutyches : Eutyches should have looked up the further development in the apostolic preaching. When he read in the letter to the Romans, Paul, the servant of Christ Jesus, called to be an apostle, set apart for God’s gospel, which he had formerly promised through his prophets in the holy writings which refer to his Son, who was made for him of David’s seed according to the flesh, he should have paid deep and devout attention to the prophetic texts........ the Word was made flesh and dwelt amongst us: that is, in that flesh which he derived from human kind and which he animated with the spirit of a rational life.......... So the proper character of both natures was maintained and came together in a single person. Lowliness was taken up by majesty, weakness by strength, mortality by eternity........... It is just as wicked to say that the only-begotten Son of God was of two natures before the incarnation as it is abominable to claim that there was a single nature in him after the Word was made flesh.

(Eutyches seharusnya melihat perkembangan lebih lanjut dalam khotbah para rasul. Ketika ia membaca dalam surat kepada jemaat di Roma, Paulus, hamba Kristus Yesus, yang dipanggil untuk menjadi rasul, dikhususkan untuk Injil Allah, yang sebelumnya telah ia janjikan melalui para nabinya dalam tulisan suci yang mengacu pada Putranya, yang adalah dibuat untuknya dari keturunan Daud menurut daging, dia seharusnya memberikan perhatian yang dalam dan sungguh-sungguh pada teks-teks nubuatan itu....... Firman menjadi daging dan berdiam di antara kita: yaitu, dalam daging yang berasal dari jenis manusia dan yang dijiwai dengan semangat kehidupan yang rasional...... Jadi karakter yang tepat dari kedua kodrat itu tetap terjaga dan menyatu dalam satu pribadi . Kerendahan hati diambil oleh keagungan, kelemahan oleh kekuatan, kefanaan oleh kekekalan.. ........... Sama jahatnya dengan mengatakan bahwa Anak Allah yang tunggal memiliki dua kodrat sebelum inkarnasi, seperti juga menjijikkannya untuk mengklaim bahwa ada satu kodrat di dalam dirinya setelah Firman menjadi daging.) 

Berdasarkan kutipan diatas, tujuan Yesus datang ke dalam dunia untuk menggenapi nubuat-nubuat para Hamba Tuhan yang tercatat dalam perjanjian lama (Lukas 24:44).

Kehadiran Mesias dalam Mikha 5:1-5 tergambarkan kalau Ia hadir berasal dari Yehuda yang menggembalakan seluruh umat manusia dengan kekuatan Allah kepada damai sejahtera sejati. Mesias juga dijelaskan bahwa Ia pun berasal dari keturunan raja termasyur pada jamannya, yaitu Daud. 

Inkarnasi merupakan penggenapan janji Allah kepada umatNya bahwa keselamatan manusia ada di dalam satu orang yang berasal dari keturunan Daud(Yeremia 23:5-8, Lukas 1:68-69) dan wujud inkarnasi Firman Allah kedalam dunia ialah mengenakanNya kodrat insani yang memiliki hubungan darah dengan Daud (Roma 1:3) yang dikerjakan oleh Roh Kudus dalam rahim perawan Maria. Silsilah Yesus dapat ditemukan dalam Injil Matius dan Lukas, sebagai bukti kalau Ia sungguh manusia. Tidaklah dapat dikatakan Firman Allah telah berinkarnasi jika kodrat kemanusiaan Yesus tidak tercipta, karna kodrat tersebut sudah ada bersama dengan kodrat keilahianNya sebelum kedatangannya dinubuatkan. 

Daud adalah manusia yang diciptakan. Orang Yehuda pun demikian. Alkitab memberi keterangan kalau Mesias berasal dari keturunan Daud dan Yehuda. 

Jadi, mengenakannya kodrat kemanusiaan Yesus Kristus yang tercipta adalah penggenapan janji Allah kepada manusia yang sudah jauh direncanakan Allah bagi keselamatan manusia. 

Baca Juga: Murka dan belas kasihan Allah

Mengutip rumusan St Athanasius dari Aleksandria di Statement of Faith, poin ke-4 : For the Lord's Humanity was created as 'a beginning of ways,' and He manifested it to us for our salvation. For by it we have our access to the Father. For He is the way (John 14:6) which leads us back to the Father. (Karena Kemanusiaan Tuhan diciptakan sebagai 'permulaan jalan,' dan Dia memanifestasikanNya kepada kita untuk keselamatan kita. Karena dengannya kita memiliki jalan kepada Sang Bapa. Karena Dialah jalanNya ( Yohanes 14:6) yang membawa kita kembali kepada Sang Bapa.) 

Baca Juga: 

Sungguh Mesias yang membebaskan kita dari dosa berasal dari keturunan Daud, keturunan Abraham yang terberkati.

Laus Deo.

Definisi Elohim
Definisi Elohim Dalam Kekristenan Injil haruslah menjadi berita utama yang dikabarkan. Bukan motivasi kosong yang mengajak manusia semakin mencintai dunia ini lalu menyembah berhala, memuliakan benda fana. Dan bagaimana Injil menjadi gaya hidup dan mendorong kita untuk tidak menjadi pemalas tetapi semakin improve diri kita sehingga menjadi berkat bagi sesama, Injil tersampaikan, dan Allah saja dimuliakan.

Posting Komentar untuk "Apakah kemanusiaan Yesus diciptakan? Part 3"