Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Renungan Mazmur 132:4-5 Tentang Orang Tidak Percaya Butuh Perisai Iman

                                           Oleh William Gurnal Seorang Puritan (1616-1679) 

Orang Tidak Percaya Butuh Perisai Iman.

“Sesungguhnya aku tidak akan membiarkan mataku tidur atau membiarkan kelopak mataku terlelap, sampai aku mendapat tempat untuk TUHAN, kediaman untuk Yang Mahakuat dari Yakub" (Mzm. 132:4–5).

Adakah cara lain memiliki Kristus selain dengan iman? Ada satu generasi manusia di dunia yang nyaris membuat orang berpikir demikian. Gaya hidup mereka yang bobrok dan tidak senonoh telah dihiasi dengan bunga-bunga moralitas, menghasilkan reputasi manis di antara sesama mereka. Namun mengapakah mereka terus menerus mengabaikan Injil Kristus? Tentu bukan karena mereka bersedia masuk neraka lebih daripada orang lain, tetapi karena mengira "moralitas" mereka akan membawa mereka ke sorga. Mereka tertipu.

Apakah Kristus datang menolong semata orang-orang berdosa yang dikuasai nafsu dan tercemar seperti para pemabuk, penipu, dan pelacur untuk menemukan sorga? Dan apakah orang sipil yang bermoral tinggi dibiarkan menuju ke sana dengan kemampuan terbaik mereka ? Firman Allah membukakan hanya satu jalan ke sorga. “Karena Allah itu esa, dan esa pula Dia yang menjadi pengantara antara Allah dan manusia, yaitu manusia Kristus Yesus ” (1Tim. 2:5). Dan karena Kristus merupakan satu-satunya jembatan di atas jurang pemisah antara bumi dan sorga, nilailah apa yang akan terjadi pada orang yang merasa memiliki kebenaran diri dan kehidupannya yang harum jika dia kehilangan jembatan satu-satunya ini.

Orang yang berpikir dia tidak membutuhkan iman untuk menerima tawaran keselamatan dari Kristus sesungguhnya sedang melangkah dalam penipuan tanpa pengharapan sama seperti pembunuh paling haus darah atau orang Sodom terbobrok di dunia. 

Andaikan ada sekelompok laki-laki dan anak-anak harus mengarungi sungai yang tidak lebih dalam dari tinggi kepala orang dewasa, para laki-laki akan memiliki keuntungan yang pasti dibandingkan anak-anak. Tetapi jika mereka mencoba menyeberangi lautan, baik laki-laki maupun anak-anak membutuhkan kapal untuk membawa mereka. Dan hanya orang gila yang akan mencoba menyeberangi lautan tanpa bantuan kapal semata karena mereka sedikit lebih tinggi dari yang lain.

Baca Juga: Renungan tentang iman dan tidak percaya

Tidak ada yang layak didahulukan di hadapan iman dalam benak anda. Daud memutuskan, “aku tidak akan membiarkan mataku tidur atau membiarkan kelopak mataku terlelap, sampai aku mendapat tempat untuk TUHAN, kediaman untuk Yang Mahakuat dari Yakub” (Mzm. 132:4–5). Tempat tinggal yang paling menyenangkan Allah adalah hati anda; namun itu haruslah hati yang percaya, “sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu” (Ef. 3:17).

Bacalah Galatia 3 sebagai pembelajaran dan dorongan lebih lanjut.

Definisi Elohim
Definisi Elohim Dalam Kekristenan Injil haruslah menjadi berita utama yang dikabarkan. Bukan motivasi kosong yang mengajak manusia semakin mencintai dunia ini lalu menyembah berhala, memuliakan benda fana. Dan bagaimana Injil menjadi gaya hidup dan mendorong kita untuk tidak menjadi pemalas tetapi semakin improve diri kita sehingga menjadi berkat bagi sesama, Injil tersampaikan, dan Allah saja dimuliakan.

Posting Komentar untuk "Renungan Mazmur 132:4-5 Tentang Orang Tidak Percaya Butuh Perisai Iman"