Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Saat Teduh Hari Ini; Bahan Renungan Refleksi Kristen Berpusat Pada Injil

Saat Teduh Hari Ini; Bahan Renungan Refleksi Kristen Berpusat Pada Injil

Setiap kita harus bertumbuh di dalam Kristus, untuk semakin tunduk kepada Kristus dan hidup hanya untuk kemuliaan Allah di dalam Kristus. 

Kehidupan Kristen haruslah berpusat pada Kristus, untuk kehidupan yang semakin hari semakin mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya.

Saya telah mengumpulkan tulisan-tulisan berharga dari Rekan sekerja di dalam Kristus. Di mana setiap tulisan di bawah ini, dapat menjadi bahan refleksi atau saat teduh. 

Saya berdoa kiranya setiap tulisan di bawa ini, menyadarkan Anda betapa kita harus secara serius dalam hari-hari kita, merefleksikan kehidupan yang benar-benar memikirkan Kristus dan melaksanakan kehendak-Nya dalam kehidupan kita. Amin.

“Kita memiliki sedikit waktu dan begitu banyak pekerjaan bagi Tuan kita di dunia yg penuh distraksi & penuh drama. Setiap pagi, kita memilih menginvestasikan waktu kita untuk hal apa saja. Mari kita jaga agar Injil tetap menjadi sentral dalam hidup kita.” ~ By. Wisaksono. S. P.

Memilih dalam kasih karunia untuk membawa kawan-kawan seiman untuk semakin menginginkan Kristus saja dan menikmati kemegahan-Nya dan kawan-kawan kita kembali membawa kawan-kawan mereka untuk bertumbuh ke arah Kristus saja.

 Saat Teduh Hari Ini: Bahan Renungan Refleksi Kristen Berpusat Pada Injil

1. Pendapat mereka yang tidak percaya

Kadang-kadang orang yang tidak percaya akan mengatakan sesuatu seperti ini :  “jika orang Kristen bertindak lebih seperti Kristus, mereka akan lebih bersedia untuk percaya.” Dengan kata lain apa yang sebenarnya mereka maksudkan adalah bahwa jika orang (yang mengaku) Kristen adalah mereka yang percaya pada Kristus palsu dan anti alkitabiah yang merupakan isapan jempol dari imajinasi gelap dari guru-guru palsu, maka orang berdosa akan bebas untuk terus mempercayai omong kosong agama yang selama ini mereka percayai. 16.09.2021

2. Guru palsu dan pengikutnya adalah orang terhilang

Beberapa orang mengatakan bahwa kita tidak seharusnya mengkonfrontir guru-guru palsu dan followernya dengan kebenaran firman Tuhan, fokuslah berkhotbah kepada yang terhilang. Apa yg gagal mereka sadari, adalah bahwa status guru2 palsu dan pengikut setia mereka adalah TERHILANG. 16.09.2021

3. Kesetiaan pada Kristus

Kesetiaan kepada Kristus mungkin akan membuat kita tidak populer (hal ini kontras dengan beberapa orang yang mengaku sebagai hamba-hamba Tuhan yang memiliki agenda tersembunyi ataupun secara terang-terangan ingin populer). Akan sangat mahal untuk mengikuti Kristus dan menyatakan kebaikan-Nya kepada dunia yang bertekad menindas kebenaran dalam ketidakbenaran, tetapi kita tidak melakukan perjalanan ini sendirian.

Tapi inilah masalahnya: Kehidupan penuh harapan yang ditawarkan Kristus layak untuk menanggung semua kebencian dunia. Sekarang, ada satu hal yang perlu kita ketahui. Jika kita dibenci karena menjadi orang Kristen dan mewartakan Kristus, kita bersukacita.⠀

Tapi kita tidak boleh dibenci karena menjadi orang yang 'brengsek'. Orang Kristen harus menjalani kehidupan yang penuh dengan kasih kepada orang lain, sehingga tidak seorang pun dapat menawarkan alasan untuk membenci kita selain karena “mereka mengasihi Kristus.”⠀

Ketika Kristus diadili, orang banyak tidak dapat menghasilkan tuduhan yang sah terhadapnya, karena Dia semua tindakan-tindakan-Nya dimotivasi oleh dasar kasih.

Dikenal dengan KASIH, bagi Kristus dan KASIH untuk orang lain lebih dari Anda dikenal oleh persuasi politik Anda, pendapat Anda tentang peristiwa terkini, kegiatan-kegiatan sosial yang Anda rencanakan di komunitas Anda, atau rencana Anda untuk mendidik anak-anak Anda.⠀⠀

Dikenal karena KASIH. 1 Petrus 4:14–16, “Berbahagialah kamu, jika kamu dinista karena nama Kristus, sebab Roh kemuliaan, yaitu Roh Allah ada padamu. Janganlah ada di antara kamu yang harus menderita sebagai pembunuh atau pencuri atau penjahat, atau pengacau. Tetapi, jika ia menderita sebagai orang Kristen, maka janganlah ia malu, melainkan hendaklah ia memuliakan Allah dalam nama Kristus itu.” 12.09.2021

4. Tuhan yang palsu itu MEMBOSANKAN

Pernahkah kita bertanya-tanya, mengapa ada orang yang memilih untuk tunduk pada berhala yang lemah dan membosankan, ketika Tuhan yang Hidup membuka jalan bagi kita untuk mengenal dan menyembah Dia yang adalah sebuah misteri.

Mengapa ada orang yang mendengarkan rengekan, manipulasi suara Baal modern ketika mereka dapat tunduk pada gelegar otoritas Tuhan yang bergema melalui firman-Nya yang kekal.

Mengapa orang berbondong-bondong bergabung ke dalam sebuah organisasi keagamaan yang berbicara tentang Yesus versi yang baru; "Yesus" yang ragu-ragu, ekumenis, yang sangat ingin untuk disukai oleh umat-Nya.

Beri kepada saya Tuhan yang sebenarnya. Yang Maha Kudus Israel, yang duduk di atas takhta yang tinggi dan menjulang; yang ujung jubah-Nya turun memenuhi Bait Suci.. Yang Lanjut Usianya yang bergerak dengan kuasa-Nya yang tak terlukiskan, dikelilingi oleh malaikat yang tak terhitung banyaknya dalam pemujaan, yang menyanyikan pujian yang tinggi tanpa akhir.

Tuhan yang berbicara dan planet-planet dan galaksi-galaksi dan gunung-gunung dan lautan dan atom-atom dan molekul-molekul dan kehidupan meledak menjadi ada. Ini adalah Tuhan yang saya sembah.

Puji syukur kepada Allah, saya ditolak oleh Tuhan yang palsu yang dihadirkan oleh beberapa orang, "tuhan" yang memohon kepada manusia untuk memberikan perhatian kepada-Nya. Tuhanku menertawakan konspirasi manusia melawan-Nya dan hanya berkata, "ciumlah kaki-Nya dengan gemetar, supaya Ia jangan murka dan kamu binasa di jalan" Mazmur 2:11-12. ~ 11.09.2021

5. Terkadang solusinya cukup sederhana.

Ketika 'Firaun' atas dunia ini menyuruh kita untuk tidak menyembah satu-satunya Allah yang Hidup, Musa menunjukkan kepada kita apa yang harus dilakukan... Tetaplah menyembah. (Keluaran pasal 5-14). Ketika kekuatan politik yang kuat memberi tahu kita bahwa ada area terlarang untuk berdoa, Daniel menunjukkan kepada kita bagaimana merespons... Tetaplah berdoa. (Daniel pasal 6)

Ketika kekuatan gerejawi yang dikompromikan menuntut untuk diam pada eksklusivitas Kristus dan firman-Nya, para Rasul dengan jelas menunjukkan respon atas iman mereka... bagaimanapun juga tetap beritakan Kristus. (Kisah Para Rasul 3:18-21)

Allah mungkin akan meruntuhkan kerajaan-kerajaan, membelah lautan, menutup mulut singa dan membuka gerbang penjara untuk membela anak-anak tebusan-Nya yang taat dan setia. Tetapi bahkan jika Dia tidak melakukannya... tetaplah taat dan setia. 

Daniel 3 : 16-18. Lalu Sadrakh, Mesakh dan Abednego menjawab raja Nebukadnezar: “ Tidak ada gunanya kami member jawab kepada tuanku dalam hal ini. Jika Allah kami yang kami puja sanggup melepaskan kami, maka Ia akan melepaskan kami dari perapian yang menyala-nyala itu, dan dalam tanganmu, ya raja; TETAPI SEANDAINYA TIDAK, hendaklah tuanku mengetahui, ya raja, bahwa kami tidak akan memuja dewa tuanku, dan TIDAK AKAN menyembah patung emas yang tuanku dirikan itu.” 17.09.2021

6. Benar-benar takut TUHAN

Banyak orang yang disebut pengkhotbah menghabiskan banyak waktu untuk memberi tahu banyak orang bahwa gak perlu lagi takut akan Tuhan. Tuhan itu telah jadi sahabat, telah jadi kekasih hati kita. Yah...ada banyak orang menaruh konsep dalam kehidupan rohaninya dan berakhir dengan hidupnya melecehkan dan tidak menghormati Tuhan.

Nah, disini saya rindu untuk memberitahu Anda, Anda HARUS takut akan Tuhan. Dan bahkan beberapa orang Gereja akan memberi tahu kita bahwa “khotbah tentang MURKA ALLAH atas orang berdosa” tidak akan berhasil.

Jika apa yang mereka maksud dengan "berhasil" adalah untuk memenuhi gereja dengan orang-orang yang belum diselamatkan yang buta huruf secara alkitabiah yang menyembah agamawan, mereka mungkin benar.

Namun, jika kita ingin melihat orang-orang datang ke dalam keselamatan yang sehat dan penuh sukacita, kita sebaiknya memperingatkan mereka tentang kepastian penghakiman bagi mereka yang tidak mau menerima persyaratan Tuhan dan menerima pengampunan dari Hakim Yang Agung.

Ada yang pernah berkata dengan sebuah peribahasa, “You can catch more flies with honey than with vinegar". (Anda dapat menangkap lebih banyak lalat dengan madu daripada dengan cuka), yang artinya : lebih mudah mempengaruhi orang dengan halus daripada dengan kekerasan, mungkin tidak masalah jika Anda mencoba menangkap lalat, tetapi jika Anda ingin menjala manusia, kita perlu mengkhotbahkan seluruh Injil.

Matius 10:28 Yesus : "Dan janganlah kamu takut kepada mereka yang dapat membunuh tubuh, tetapi yang tidak berkuasa membunuh jiwa; TAKUTLAH TERUTAMA KEPADA DIA yang berkuasa membinasakan baik jiwa maupun tubuh di dalam neraka."

Untuk menyampaikan / menyatakan kebenaran kepada orang-orang adalah hal yang penuh kasih.

Sebenarnya adalah kebencian dan/atau disebut pengecut untuk menyembunyikan kebenaran demi menyenangkan manusia. 18.09.2021

7. Kesalah besar

Ia berusaha untuk mengecilkan kekuatan, kebijaksanaan dan otoritas Kristus dan meninggikan kekuatan imajinasi, kebijaksanaan dan otoritas manusia.

Namun: Kita tidak dapat memanipulasi Sang Pencipta dengan ritual keagamaan kita, membeli kemurahan-Nya dengan persepuluhan kita, atau mengucapkan sesuatu dari yang tidak ada menjadi ada padahal Dia tidak mengucapkan itu menjadi ada.

Anda bisa melakukan semacam pernyataan deklarasi dan menetapkan jalan hidup Anda (seperti yang diajarkan di beberapa gereja), tetapi itu tidak akan mengubah apa yang telah Dia nyatakan dan tetapkan.

Tuhan yang hidup memang dengan murah hati menjawab permohonan kita, tetapi tidak ada kata ajaib, tips, tutorial atau teknik khusus yang akan memaksa Tuhan untuk melakukan kehendak kita.

Lupakan pengakuan positifmu dan akui Kristus sebagai Tuhan. Semua hal di atas mungkin tidak sesuai dengan apa yang telah diajarkan beberapa orang tetapi ini benar-benar kabar baik. 'God is God and we are not.' 17.09.2021

8. ORANG BUTA MENUNTUN ORANG BUTA

Jika seorang pemimpin Kristen memberi tahu Anda bahwa Alkitab tidak dapat dipercaya; dia tidak bisa dipercaya.

Tidak peduli seberapa menyenangkan, fasih atau mengesankan tampaknya, mereka adalah PEMIMPIN YANG BUTA.

Tidak peduli seberapa besar "Gereja mereka", atau berapa banyak buku yang telah mereka jual atau berapa banyak kualifikasi yang mereka miliki, mereka tidak memiliki terang Tuhan, dan mereka tidak dapat membantu Anda.

Jika mereka menyiratkan bahwa Yesus dan Paulus berselisih, atau bahwa Tuhan Perjanjian Lama berbeda dengan Tuhan Perjanjian Baru, mereka sudah memaksakan ide/ keyakinan palsu yang menyesatkan. 

Jika mereka berusaha memaksakan pandangan pribadi mereka untuk menafsirkan Kitab Suci, bahkan mencampuradukkannya dengan asumsi-asumsi pribadinya. Mereka sudah menipu dengan sangat teliti sehingga mengaburkan kebenaran.

Memelintir makna sebenarnya sehingga sangat mirip dengan kebenaran. Jemaat digiring untuk rela menderita bagi Yesus dan memberikan seluruh hidupnya khususnya hartanya dengan dalih untuk pekerjaan Tuhan padahal dibalik semua itu mereka menimbun kekayaan pribadi dan memiliki gaya hidup hedonistik dan perilaku seks yang menyimpang. 

Dan jika mereka mengklaim bahwa Kitab Suci tertentu tidak lagi valid karena naskah baru dan lebih baik telah ditemukan, mereka mempertanyakan (apakah mereka menyadarinya atau tidak) kemahakuasaan Tuhan dalam melindungi firman-Nya, yang Dia janjikan dengan otoritas Ilahi "akan bertahan selamanya" (1 Pet 1:25) Orang-orang yang berpura-pura ini tidak memiliki nilai apa pun untuk membantu perjalanan Anda dengan Tuhan, bahkan mereka dapat menghalanginya; jika Anda membiarkannya. 

Jangan biarkan mereka melakukannya. Tentu saja Tuhan Yesus mengatakan ini jauh lebih baik daripada saya. Matius 15:14 Biarkanlah mereka (orang farisi) itu. Mereka orang buta yang menuntun orang buta. Jika orang buta menuntun orang buta, pasti keduanya jatuh ke dalam lobang.

9. Kristus adalah segalanya 

Dua hal yang perlu kita ingat; Tanpa Kristus kita tidak dapat berbuat apa-apa (Yohanes 15:5) tetapi bagi Dia segala sesuatu mungkin (Matius 19:26, Lukas 1:37, Kej 18:14a, Ayub 42:2, Yer 32:17). Jika kita melupakan yang pertama kita akan jatuh ke dalam kesombongan humanisme, jika kita melupakan yang kedua kita jatuh ke dalam keputusasaan dan hilang harapan. 25.09.2021

10. Kita semua manusia bersalah

Banyak orang yang tidak suka jika diberi tahu bahwa mereka salah. Dan saya ingin kita lebih peka terhadap hal itu. Tetapi jika Anda tidak setuju dengan Yesus, dalam topik apa pun, maka Anda salah.

Dan jika Anda berpikir Anda seorang Kristen dan sengaja tidak setuju dengan Yesus, Anda juga salah tentang siapa Anda sebenarnya.

Dan jika Anda pikir bahwa Anda melakukan kesalahan dengan menunjukkan kepada orang-orang di mana kesalahan mereka, Anda salah lagi.

Saya bisa mengatakan ini karena saya tahu banyak tentang kesalahan. Saya telah salah tentang banyak hal, berkali-kali selama bertahun-tahun dalam hidup saya dan sampai sekarang saya masih rentan melakukan kesalahan....tetapi saya tahu siapa yang tidak pernah salah dan percaya kepada-Nya adalah obat untuk semua pemikiran yang salah.

Dan jika Anda berpikir Yesus dan tawaran pengampunan-Nya yang murah hati kepada mereka yang percaya kepada-Nya tidak relevan dengan hidup Anda, Anda salah besar. 25.09.2021

11. Lihatlah dan tunduklah pada Kitab Suci

Jika apa yang telah kita pelajari di gereja, di sekolah Teologia atau secara pribadi, mungkin dari buku-buku rohani / teologi atau dari pengkhotbah yang kita dengar, menggoda kita untuk mempertanyakan / meragukan firman Allah, buanglah pembelajaran palsu kita, bukannya malah membuang Kitab Suci-nya.

Bahkan beberapa orang yang disebut "Sarjana Alkitab", "kritikus teks" dan "Pemimpin Gereja" akan berdiri teguh di atas otoritas mereka sendiri, memuji kecerdasan mereka yang agung, sambil secara bersamaan melemparkan batu-batu teologis atas firman Tuhan yang sempurna.

Mereka tidak membuktikan apa-apa kecuali bahwa seorang percaya sederhana yang mengambil pendiriannya di atas Kitab Suci yang tidak dapat diubah akan memiliki dampak yang lebih besar untuk kekekalan daripada seribu Cendekiawan yang tidak percaya yang melambaikan gelar doktor mereka yang tidak percaya, dan menyatakan ide-ide mereka yang berpikiran tinggi.

Orang-orang Farisi, para "ahli" dan "profesional" yang sombong pada zaman Yesus, dengan arogansi gerejawi, bahkan mempertanyakan pemahaman teologis tentang Tuhan yang berinkarnasi karena bukan merupakan produk dari pabrik pendidikan mereka! Yohanes 7:15-17.

Mereka yang berpegang teguh pada firman-Nya tidak akan pernah mendapat malu. (Mazmur 119:1-25) Diberkatilah orang-orang yang jalannya sempurna, yang berjalan menurut taurat TUHAN. Diberkatilah orang-orang yang menjaga kesaksian-kesaksian-Nya, yang mencari-Nya dengan segenap hati, juga tidak melakukan kejahatan, tetapi pergi menurut jalan-jalan-Nya. 

Engkau telah memerintahkan titah-titah-Mu, agar benar-benar dipelihara. Seandainya jalan-jalanku diteguhkan untuk memelihara ketetapan-ketetapan-Mu! Karena itu, aku takkan dipermalukan, jika aku memperhatikan segala perintah-Mu. Aku akan bersyukur kepada-Mu dengan ketulusan hati, ketika aku mempelajari hukum-hukum-Mu yang benar. Aku akan memelihara ketetapan-ketetapan-Mu, jangan sama sekali pernah meninggalkanku.

Bagaimana orang muda dapat memelihara jalannya yang bersih? Dengan menjaganya sesuai dengan perkataan-Mu. Dengan segenap hati aku mencari Engkau, jangan biarkan aku tersesat dari perintah-perintah-Mu. 

Di dalam hatiku, aku menyimpan firman-Mu, sehingga aku takkan berdosa terhadap-Mu. Terpujilah Engkau, ya TUHAN! Ajarkan aku ketetapan-ketetapan-Mu. Dengan bibirku, aku memberitakan semua hukum dari mulut-Mu. 

Aku bersuka atas jalan kesaksian-Mu, seperti atas segala harta. Aku akan merenungkan titah-titah-Mu, dan mengamati jalan-jalan-Mu. Aku akan bergembira dalam ketetapan-ketetapan-Mu; aku takkan melupakan perkataan-Mu.

Limpahkanlah karunia kepada hamba-Mu ini, dengan begitu aku akan hidup dan memelihara firman-Mu. Bukalah mataku, sehingga aku boleh melihat hal-hal ajaib dari taurat-Mu. Aku adalah orang yang tinggal sementara di dunia, jangan sembunyikan perintah-perintah-Mu dariku. Jiwaku hancur dengan kerinduan akan hukum-hukum-Mu di setiap waktu. Engkau menghardik orang-orang congkak, orang-orang terkutuk, yang menyimpang dari perintah-perintah-Mu. 

Gulingkanlah celaan dan hinaan dariku, karena aku memelihara kesaksian-kesaksian-Mu. Sekalipun para pemimpin duduk membicarakan aku, hamba-Mu ini akan merenungkan ketetapan-ketetapan-Mu. Kesaksian-kesaksian-Mu adalah kegemaranku, dan para penasihatku. Jiwaku melekat pada debu, pertahankan hidupku sesuai dengan firman-Mu. 27.09.2021

12. Orang Congkak

Dalam Yakobus 4: 6 terjemahan Yunani kata "CONGKAK / SOMBONG" adalah ὑπερήφανος (huperephanos).

Huper / hiper berarti "lebih" & phaino berarti "bersinar". Lebih tepat lagi, "terlalu bersinar".

Dosa kesombongan membuat Anda bersinar lebih terang dari yang seharusnya. Lebih bersinar dari orang lain, lebih bersinar dari gereja lain bahkan lebih bersinar dari Tuhan. Hati-hati dengan dosa kesombongan!

Kehinaan yang ditimpakan ke atas orang congkak: Allah menentang mereka. Kata aslinya, antitassetai, berarti Allah menempatkan diri-Nya bagaikan sedang BERPERANG melawan mereka. Dan kehinaan apa lagi yang lebih besar daripada ketika seseorang dinyatakan Allah sebagai pemberontak, musuh, dan pengkhianat bagi mahkota dan martabat-Nya, dan bertindak melawan Dia? Oran…

Kristus adalah Kepala atas Gereja-Nya.  Dan Dia menetapkan aturan2-Nya melalui Firman-Nya.

Oleh karena itu, setiap praktek di gereja yang bertentangan dengan Firman Tuhan, secara langsung merampas kekuasaan dan otoritas Kristus. Menjadi alkitabiah berarti menghormati Kristus.

Dalam Yakobus 4: 6 terjemahan Yunani kata "CONGKAK / SOMBONG" adalah ὑπερήφανος (huperephanos).

Huper / hiper berarti "lebih" & phaino berarti "bersinar". Lebih tepat lagi, "terlalu bersinar".

Doa kesombongan membuat Anda bersinar lebih terang dari yang seharusnya. Lebih bersinar dari orang lain, lebih bersinar dari gereja lain bahkan lebih bersinar dari Tuhan. Hati-hati dengan dosa kesombongan!

Baca Juga:

Kehinaan yang ditimpakan ke atas orang congkak: Allah menentang mereka. Kata aslinya, antitassetai, berarti Allah menempatkan diri-Nya bagaikan sedang BERPERANG melawan mereka. Dan kehinaan apa lagi yang lebih besar daripada ketika seseorang dinyatakan Allah sebagai pemberontak, musuh, dan pengkhianat bagi mahkota dan martabat-Nya, dan bertindak melawan Dia? Orang congkak menentang Allah. 

  • - Dalam budi pekertinya ia menentang kebenaran-kebenaran Allah. 
  • - Dalam kehendaknya ia menentang kebenaran-kebenaran Allah. 
  • - Dalam kehendaknya ia menentang hukum-hukum Allah.
  • - Dalam keinginan-keinginannya ia menentang pemeliharaan Allah. 

Oleh karena itu tidak mengherankan jika Allah menempatkan diri-Nya melawan orang congkak. Hendaklah jiwa-jiwa yang congkak mendengarkan ini dan gemetar, bahwa Allah menentang mereka. Siapa yang bisa menggambarkan keadaan menyedihkan dari orang-orang yang menjadikan Allah sebagai musuh mereka? 

Ia pasti (cepat atau lambat) akan menimpakan aib pada wajah-wajah yang sudah memenuhi hati mereka dengan kesombongan. Oleh karena itu, kita harus menentang kecongkakan dalam hati kita, jika kita tidak mau Allah menentang kita.

13. Kepala Gereja

Kristus adalah Kepala atas Gereja-Nya.  Dan Dia menetapkan aturan2-Nya melalui Firman-Nya. Oleh karena itu, setiap praktek di gereja yang bertentangan dengan Firman Tuhan, secara langsung merampas kekuasaan dan otoritas Kristus. Menjadi alkitabiah berarti menghormati Kristus. 26.09.2021

14. Upah Orang Percaya

Upah orang percaya ketika bekerja/ melayani di gereja adalah YESUS.  YESUS & FIRMAN-NYA adalah berkat terbesar yg kita terima dari Tuhan.

15. Beritakan Yesus saja

“Sebab bukan diri kami yang kami beritakan, tetapi Yesus Kristus sebagai Tuhan, dan diri kami sebagai hambamu karena kehendak Yesus.” (2 Kor 4: 5). Sementara ruang untuk refleksi kehidupan seseorang itu boleh saja, seorang pengkhotbah tidak boleh (istilahnya) berdiri dan 'menggosok / mengelus' rambutnya sendiri di hadapan umat-Nya.

Definisi Elohim
Definisi Elohim Dalam Kekristenan Injil haruslah menjadi berita utama yang dikabarkan. Bukan motivasi kosong yang mengajak manusia semakin mencintai dunia ini lalu menyembah berhala, memuliakan benda fana. Dan bagaimana Injil menjadi gaya hidup dan mendorong kita untuk tidak menjadi pemalas tetapi semakin improve diri kita sehingga menjadi berkat bagi sesama, Injil tersampaikan, dan Allah saja dimuliakan.

Posting Komentar untuk "Saat Teduh Hari Ini; Bahan Renungan Refleksi Kristen Berpusat Pada Injil"