Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bacaan Injil Hari Ini dan Renungan Sabtu 5 Juni 2020

Bacaan Injil Hari ini Dan Renungan Sabtu 5 Juni 2020

Renungan Kristen hari ini; Mencari TUHAN dengan segenap hati 

Kehidupan Kristen sejati, hanya akan memiliki satu fokus dan satu tujuan satu cita-cita. Yaitu semuanya berpusat kepada Kristus. Kristuslah cita-cita itu dan Kristuslah yang menjadi fokus dari jiwa, kehidupan yang selalu ingin dipenuhi oleh berkat rohani yang hanya berasal dari Kristus saja.

Bacaan Injil hari ini, diambil dari Mazmur 119:10 (TB) “Dengan segenap hatiku aku mencari Engkau, janganlah biarkan aku menyimpang dari perintah-perintah-Mu.” Nafsu orang muda, hanya bisa mati, ketika ia secara sengaja dimatikan oleh pedang tajam yaitu Firman TUHAN. 

Nafsu daging begitu kuat menguasai manusia, tidak ada satupun manusia yang dapat menahan nafsu ini, jika ia tidak ada di dalam Kristus. Ia hanya budak dari nafsu daging. Mencari Tuhan berarti bercerai dari dunia, meninggalkan cinta yang lama, lalu menjalani kehidupan baru dengan cinta sejati yaitu Yesus Kristus. 

Anda tidak akan dapat meyimpan perintah Tuhan di dalam hati dan taat kepadanya. Jika Anda belum percaya kepada Kristus. Tidak ada kehidupan di luar Kristus, yang ada hanya kematian dan kelamnya jurang maut.

Kerpecayaan yang saya maksud bukanlah hanya percaya DIA adalah Tuhan dan Juruselamat. Terlalu dangkal bagi saya kepercayaan yang demikian. Kepercayaan yang demikian juga dimiliki oleh bapa dusta, setan dan antek-anteknya. Yakobus 2:19 (TB) “Engkau percaya, bahwa hanya ada satu Allah saja? Itu baik? Tetapi setan-setan pun juga percaya akan hal itu dan mereka gemetar.”

Memberikan diri dan hak diri dan melihat betapa besarnya dosa-dosa, baik itu dosa duniawi dan agamawi yang samasekali tidak rohani. 

Saya mengajak Anda untuk merenungkan, bagaimana hati dan pikiran kita dapat meyimpan Firman. Jika setan percaya dan tidak taat, maka ada ajakan kepada Anda untuk percaya Kristus dan taat kepada-Nya saja.

Untuk taat kepada Allah Anda harus menyimpan Firman di dalam hati, Jika secara praktis yang saya pelajari ada lima tahap;

1. Mendengar firman 

2. Membaca Firman dengan teliti

3. Mempelajari sungguh-sungguh

4. Menghafalkannya setiap hari

5. Merenungkannya setiap saat

Saya tidak menjelasakan 5 tahap di atas dengan detail, namun intinya langkah praktisnya. Jika hati Anda saat ini menjadi milik Kristus dan Kristus milik Anda. Anda akan bersukacita melakukan tahap di atas dengan penuh keyakinan. Inilah jalan terbaik untuk tidak menjadi manusia yang dikuasai nafsu orang muda.

Menyimpan Firman Allah, melaksanakan perintah-perintah-Nya. Ini bukanlah hukum yang menyakitkan dan membuat Frustasi. Jika Anda melihatnya dari sudut padang Injil Yesus Kristus, Anda dapat melihat setiap cahaya tuntunan-Nya. Sukacita nyata yang ada di hati, kekudusan Kristus yang menjadi hak Anda. tentunya Anda akan sangat dinikmati saat-saat bersama Firman TUHAN.

Kita tahu sekarang, bahwa mencari Tuhan, berarti menyimpan Firman-Nya di hati dan pikiran. Ini tidak lain untuk membawa kita pada ketaatan yang menyegarkan, ini adalah jalan penderitaan, jalan salib, jalan untuk memberitakan salib, salib yang merupakan pusat dari kebencian dunia dan setan.

Ketika kebenaran itu tertanam di dalam pikiran, hal inilah yang akan selalu menggerakkan anak-anak Tuhan untuk tidak melawan perintah-Nya. Kehidupan yang meskipun dibenci oleh dunia, tetap bersukacita karena Yesus ada bersama-sama dalam tuntunan-Nya.

Bertobatlah Anda yang sampai hari ini, mengaku ikut Yesus, namun mengandalkan diri, menjadikan diri sendiri sangat berhikmat dan merasa pantas dihormati. Anda yang terlalu malas mencari Kristus, Anda yang sampai hari ini masih hidup dalam kehidupan agamawi dan tidak melihat Injil. Bertobatlah!

Anda harus percaya kepada Kristus dan tunduk hanya kepada Dia di bawah kaki salib-Nya. Kiranya Roh Kudus membukakan mata hati Anda sehingga Anda dibawa untuk mengerti bahwa kekayaan dan kemuliaan kasih karunia yang ada di dalam Kristus sangatlah besar. Walaupun Anda pendosa besar sekalipun. Anda yang merasa bukan pendosa besar, Anda harus bertobat!

Jadi, jalan kebenaran, bukanlah perjalanan yang indah, ini adalah penyangkalan diri dan memikul salib. Yaaaa Allah tolong kami yang lemah ini, kami yang cita dengan kedagingan kami. Kiranya kami diberikan pengertian agar kami mampu mengerti bahwa ketika aniaya dan kesakitan dunia ini datang. Ia tidak akan dapat membinasakan kami.

Roma 8:38-39 (TB) "Sebab aku yakin, bahwa baik maut, maupun hidup, baik malaikat-malaikat, maupun pemerintah-pemerintah, baik yang ada sekarang, maupun yang akan datang, atau kuasa-kuasa, baik yang di atas, maupun yang di bawah, ataupun sesuatu makhluk lain, tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah, yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita."

Ketika saya merenungkan seruan pemazmur, saya mendapati bahwa inilah seruan para murid Kristus. Inilah kerinduan para pemberita Injil yang sejati. Ini merupakan jenis hati yang telah ditetesi air kehidupan yang dipenuhi dengan kasih anugerah yang telah menderita sengsara. 

Yesaya 53:2 (TB) "Sebagai taruk ia tumbuh di hadapan TUHAN dan sebagai tunas dari TUHAN dan sebagai tunas dari tanah kering. Ia tidak tampan dan semaraknya pun tidak ada sehingga kita memandang dia, dan rupa pun tidak, sehingga kita menginginkannya."

Hati yang melihat secara jelas, betapa indah dan mulianya Kristus. Kemuliaan-Nya terpancarkan di atas kayu salib. Dibukat kematian itu, orang peracaya sejati mati atas dosa-dosanya. Kuasa dosa diremukkan dan dihancurkan tanpa sisa. Kasih dan keadilan Allah dinyatakan melalui hancur-Nya tubuh Kristus.

Yesus harus menjadi buruk rupa, bahkan sangat hina. Hal ini menunjukkan kepada Anda dan saya. Betapa celakanya kita, ketika kita tidak percaya kepada Kristus. Jika kepercayaan itu bukanlah ketaatan kepada Kristus. Celakalah kita.

Tetapi kita  yang berbahagia Kristus memberikan diri-Nya, anugerahnya sangatlah besar. Sehingga Anda yang percaya kepada-Nya dimampukan untuk taat, inilah kasih yang saling memiliki dan kasih yang tidak melihat betapa berdosanya Anda dan saya.

Baca Juga: 

Tetapi melihat darah pengudusan yang telah memberikan Anda dan saya kehidupan baru di dalam Kristus. Sehingga kita dapat berseru, Aku mencari Engkau selalu dan aku dengan sukacita melakukan perintah-perintah-Mu sampai aku bertemu muka dengan-Mu.

Kiranya Bacaan Injil Hari ini Dan Renungan Sabtu 5 Juni 2020, memberikan kepada Anda pengertian yang lebih dalam lagi dan lagi. Akan iman yang sejati kepada Kristus, damai sejahtera dari Allah Bapa dan penyertaan dari Roh-Nya yang kudus menguasai kehidupan Anda. AMIN

Agung Raditia
Agung Raditia Dalam Kekristenan Injil haruslah menjadi berita utama yang dikabarkan. Bukan motivasi kosong yang mengajak manusia semakin mencintai dunia ini lalu menyembah berhala, memuliakan benda fana. Dan bagaimana Injil menjadi gaya hidup dan mendorong kita untuk tidak menjadi pemalas tetapi semakin improve diri kita sehingga menjadi berkat bagi sesama, Injil tersampaikan, dan Allah saja dimuliakan.

Berlangganan via Email