Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Prinsip Seorang Blogger Yang Harus Diterapkan Sampai Selamanya

Ketika terjun ke dunia tulis menulis seperti sekarang ini, terutama berkomitmen untuk berbagi ilmu yang telah saya pelajari melewati mesin pencari google. Tidak adanya prinsip untuk terus menulis sampai mati. Maka saya akan seperti daun mati di tengah laut.

Ternyata bukan hanya tentang menulis saja dan komitmen, tapi juga tentang prinsip kehidupan dan kekonsistenan, bagaimana agar blog tersebut dapat terus hidup dan ramai oleh artikel. Meskipun pembaca masih sedikit. Na kita akan belajar, bagaimana agar blog kita tidak sepi artikel tentunya juga suatu saat tidak sepi pembaca.

Ada hal lain yang juga cukup menyulitkan dalam hal menjadi seorang blogger yaitu selain prinsip yang benar, yaitu prinsip yang salah, nafsu diri sendiri yang ingin cepat-cepat mendapatkan uang. Namun jika memang kita cinta dengan yang namanya menulis. Pastinya untuk mendapatkan penghasilan dari blog, bukanlah menjadi fokus utama lagi. Tapi untuk menghasilkan tulisan yang bermanfaat menjadi itulah yang menjadi fokus utama kita. 

Mengapa saya menulis artikel ini?

Pada saat saya menulis artikel ini, saya baru saja membaca satu artikel yang mempengaruhi pola pikir saya. Kata-katanya seperti ini, “tidak seharusnya kita meremehkan ilmu yang pernah diajarkan kepada kita.” dikutip dari hicul.my.id. waw kata-kata yang menusuk saya dan menyadarkan saya. Betapa seringnya saya meremehkan ilmu yang telah diajarkan kepada saya.

Kutipan inilah yang akan menjadi pusat artikel saya kali ini, dimana dasar dari setiap tulisan kita, sebagai seorang blogger. Haruslah berdasarkan ilmu pegetahuan dan keahlian yang sudah kita kuasai sebelumnya. Mengapa harus begini? Nanti saya jelaskan pada poin-poin.

Maka saya harap jika Anda seorang blogger pemula sama seperti saya saat ini, maupun sudah sukses karena sudah lama menjadi blogger. Jangan lupa jaga kesehatan agar mampu terus menulis.

Tanpa basa tanpa basi, kita langsung saja masuk ke poin-poin yang akan saya bagikan.

Prinsip Seorang Blogger Yang Harus Diterapkan Sampai Selamanya

1 Menulis untuk menyadarkan diri

Ketika kita mulai menulis cobalah, menulis di buku tulis serutin mungkin, akan jauh lebih baik jika dilakukan setiap hari. Hal itu kita lakukan haruslah semata-mata untuk refleksi diri kita. Mengingatkan kita akan kelemahan kita, kelebihan kita dan segala hal tentang diri kita sendiri.

Bukan hanya sekedar refleksi diri, menulis di buku juga akan melatih kita menyusun kalimat-kalimat yang enak dibaca. Kalaupun ada kesalahan ketika kita membaca ulang tulisan tersebut. Kita dapat mengetahui kekurangan kita dan dapat memperbaikinya jika kita mulai menulis artikel.

Ketika mulai menulis, cobalah berpikir bagaimana Anda dapat menikmati setiap tulisan Anda sendiri. Jangan dulu memikirkan bagaimana orang lain akan menyukai tulisan Anda. Walau Anda tahu tulisan Anda tidak sebagus tulisan orang-orang yang telah menjadi penulis selama puluhan tahun.

Hal yang juga harus  dipikirkan ketika menulis dan menulis bagi diri sendiri. Sebelum orang lain menikmati tulisan kita dan mengkritiknya. Maka selain menikmati tulisan tersebut. Cobalah untuk mengkritik tulisan sendiri Temukan sedetail mungkin cacat yang ada di tulisan kita sendiri. 

Ini merupakan tantangan tersulit yang pernah saya lakukan, karena saya lebih cenderung malas untuk mengoreksi tulisan sendiri. Maka kebiasaan buruk ini haruslah tidak menjadi penghalang kita untuk menghasilkan tulisan yang bagus dan dapat dinikmati pembaca.

Yaa miskpun saya lebih banyak merasa bahwa tulisan saya cukup bagus, tapi kadang tidak sebagai seperti yang saya pikirkan ketika orang lain membacanya. 

Bahkan tidak mengerti maksud dari tulisan tersebut. Tapi tetaplah menulis. Dengan dasar dan prinsip yang kuat menulis untuk menyadarkan diri betapa banyaknya kurangan.

Betapa kurangnya pengetahuan kita, betapa kita harus lebih banyak lagi membaca buku dan belajar. Selamat mencoba dan selamat menulis untuk diri sendiri. 

2. Menulis berupa tulisan pengetahuan

Hanya orang malas belajar yang tidak berpengetahuan. Malas untuk dapat pengetahuan. Dan tidak memiliki kemauan yang kuat untuk belajar. Maka sangatlah penting untuk memilih tema blog kita sesuai dengan keahlia kita. Agar blog kita dapat bertahan, bahkan menjadi blog seumur hidup.

Yang dimaksud menulis berupa tulisan pengetahuan tulis. Tulisan yang memberikan informasi, tips, dan trik. Menulis artikel yang memberikan informasi sesuai dengan kebutuhan pembaca. Bukan tulisan-tulisan yang dapat kedaluarsa atau tulisan viral yang hanya bisa bertahan sesaat. Melainkan tulisan yang tetap diperlukan meskipun zaman sudah berubah.

Jangan pernah meremehkan pengetahuan, karena kehidupan tanpa pengetahuan adalah kehidupan yang sedang mati. Maka mulailah belajar agar berpengetahuan dan dapat berbagi pengetahuan.

Tulisan yang menginspirasi pembaca, tulisan yang mampu memberikan pengertian baru, kepada pembaca. Ketika kita membangun blog pribadi hal yang harus kita sadari adalah semua materi, semua pengetahuan kita sebenarnya bisa kita bagikan melalui blog.

Baik itu pengetahuan pelajaran kita  semasa sekolah dan semua pengetahuan kita selama kuliah. Dan pengetahuan kita selama masih kerja. Bisa juga berupa tulisan yang menceritakan pengalaman Anda. 

Cobalah menulis menerapkan tiga istilah berikut ini:

  • Attention tulisan yang membuat pembaca menjadi tertarik di awal mereka membaca tulisan kita, menggiring mereka untuk membaca poin-poin berikutnya.
  • Interest, selanjutnya tugas kita membuat pembaca semakin tertarik untuk membaca tulisan kita, agar mereka penasaran dan terus membaca.
  • Teknik Desire, jika pembaca sudah tertarik maka bisa membuat mereka membaca keseluruhan tulisan kita. Pada akhirnya pembaca mempunyai hati untuk mengaplikasikan tulisan kita bahkan membagikan tulisan tersebut.

3. Menulis untuk terus belajar

Prinsip berikutnya menulislah untuk belajar, menulis untuk menambah pengetahuan. Ketika masuk dunia blog barulah kita akan mengerti betapa kurangnya pengetahuan kita, meskipun apa yang akan ditulis pada blog kita adalah bidang ilmu yang sedang kita tekuni.

Prinsip saya ketika menjadi blogger, saya ingin belajar. Belajar disini dalam konteks memiliki banyak pengetahuan. Banyak mengetahui sesuatu untuk memuaskan otak. Karena rasa ingin tahu yang harus saya tumbuh kembangkan.

Jika kita menjadi seorang blogger, tetapi tidak ada rasa ingin tahu yang tinggi maka sudah bisa dipastikan. Blog kita tidak akan bertahan lama. 

Bahkan kita bisa saja berhenti menulis. Karena tidak ada kaingintahuan. Karena kita kehabisan ide untuk terus menulis. Karena rasa malas, maka matikanlah kemalasan tersebut.

Cobalah berpikir negatif, betapa hancur dan mengerikannya kehidupan Anda jika kemalasan itu, tetap Anda pelihara dengan baik. 

Baca Juga : 

Punyailah prinsip bahwa saat menulis artikel untuk blog pribadi merupakan tempat di mana kita bisa belajar banyak hal. Blog pribadi yang seperti simpanan ilmu kita. Apapun yang kita pelajari kita dapat tuangkan di blog pribadi.

Bahkan jiwa kita sangat sadar bahwa kesehatan blog terletak pada artikel yang akan selalu dipubliskasikan, dari kesadaran dini diharapkan kita akan lebih semangat  lagi belajar untuk mendapatkan pengetahuan, untuk kita bagikan kepada pembaca-pembaca kita.

Salam penutup penulis

Semoga tulisa saya yang seadanya ini, bermanfaat bagi Anda yang membacanya. Kerinduan saya Anda yang sekarang blogger pemula, mendapatkan semangat baru bahkan pengetahuan baru yang mampu mendorong Anda untuk terus menjadi blogger. 

Baca Juga : Cara agar blog kita memiliki penghasilan

Kalaupun Anda tidak mendapatkan apa-apa, paling tidak Anda sudah membacanya sampai selesai. Saya Agung Raditia. Salam kepenulisan Indonesia. Tetap jaga kesehatan kawan.

Agung Raditia
Agung Raditia Dalam Kekristenan Injil haruslah menjadi berita utama yang dikabarkan. Bukan motivasi kosong yang mengajak manusia semakin mencintai dunia ini lalu menyembah berhala, memuliakan benda fana. Dan bagaimana Injil menjadi gaya hidup dan mendorong kita untuk tidak menjadi pemalas tetapi semakin improve diri kita sehingga menjadi berkat bagi sesama, Injil tersampaikan, dan Allah saja dimuliakan.