Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Keselamatan Adalah Anugerah Allah Bukan Usaha Manusia

Keselamatan Adalah Anugerah Allah Bukan Usaha Manusia

Keselamatan hanya oleh anugerah Allah, bukan karena pekerjaan baik kita. Dari pihak Allah, Allah telah mengaruniakan (memberikan) Anak-Nya yang Tunggal (Allah menjadi manusia di dalam Kristus Yesus), mati di kayu salib untuk menebus manusia dari dosa sekali untuk selamanya (Yohanes 3:16; Roma 5:8; Filipi 2:1-10, Ibrani 10:10). 

Sedangkan dari pihak manusia, apakah mau percaya atau tidak, apakah mau menerima anugerah itu atau tidak? (Yohanes 1:12; Yohanes 3:16; 1 Yohanes 1:11-12). Menerima anugerah itu berarti selamat, menolaknya berarti binasa. 

Yang percaya kepada-Nya diselamatkan tidak percaya tidak diselamatkan (Yohanes 3:16). Lahir baru/bertobat (Yohanes 3:3, 19:11). Bertumbuh dan berbuah Dalam Kristus (Yohanes 15:4).

Jaminan keselamatan hanya dalam pribadi Yesus Kristus

Percaya dan mau menerima Yesus Kristus sebagai tuhan dan satu-satunya juruselamat secara pribadi.

Ketika seseorang mengakui dan menerima atau percaya bahwa keselamatan itu hanyalah oleh karena anugerah Allah semata-mata.

Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri. Efesus 2:8-9

Melalui pengorbanan Tuhan Yesus di kayu Salib, percaya dan menerima Tuhan Yesus menjadi Tuhan dan Juruselamatnya secara pribadi, maka secara otomatis pada saat itu ia beroleh kehidupan kekal. Ia diampuni dosanya, berpindah dari maut ke dalam hidup dan atau ia diselamatkan (Yohanes 5:24; Roma 5:8-10; Ibrani 10:10). 

Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. Yohanes.14:6 

Dan keselamatan tidak ada di dalam siapa pun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan." Kisah Para Rasul 4:12

Dan inilah kesaksian itu: Allah telah mengaruniakan hidup yang kekal kepada kita dan hidup itu ada di dalam Anak-Nya. Barangsiapa memiliki Anak, ia memiliki hidup; barangsiapa tidak memiliki Anak, ia tidak memiliki hidup. Semuanya itu kutuliskan kepada kamu, supaya kamu yang percaya kepada nama Anak Allah, tahu, bahwa kamu memiliki hidup yang kekal. 1 Yohanes 5:11-13

Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan. Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan. (Rm.10:9-10).          

 

Bukti-bukti jaminan keselamatan

Di atas telah dijelaskan bahwa ketika seseorang menjadi percaya/menerima Tuhan Yesus menjadi Tuhan dan Juruselamatnya secara pribadi maka pada saat itu ia diselamatkan. Alkitab menjelaskan bahwa keselamatan itu adalah keselamatan yang pasti. 

Sekali selamat, tetap selamat. Berikut ini beberapa ayat Alkitab yang menjelaskan tentang kepastian atau jaminan keselamatan kekal bagi orang percaya. 

Yohanes 1:12 Menerima Tuhan Yesus menjadi Anak Allah. Sekali menjadi anak tetap anak. Menjadi anak Allah bukan karena keinginan daging, melainkan dari Allah (ayat 13). 

Yohanes 3:3-6 Menerima kehidupan kekal/keselamatan, seseorang harus mengalami kelahiran kembali, yakni kelahiran secara rohani, kelahiran dari atas. Kelahiran yang dikerjakan oleh Roh Kudus, bukan dari benih yang fana, tetapi oleh Firman Allah (1 Petrus 1:23). Kelahiran yang dikerjakan oleh Roh Kudus, yang tidak dapat dibatalkan oleh sesuatu apapun. 

Yohanes 3:16, 36 Barangsiapa yang percaya beroleh hidup yang kekal. Siapa saja yang percaya (menerima) ia diberikan kehidupan yang kekal. 

Yohanes 5:24 Orang percaya berpindah dari maut ke dalam hidup. Tidak seorangpun yang dapat melakukan hal ini, kecuali Allah sendiri. Hanya Allah yang berkuasa melakukan hal ini. Jalan disediakan oleh Allah yakni percaya kepada Tuhan Yesus. 

Yohanes 10:28-29 Ketika seseorang menjadi percaya, naka pada saat itu ia telah menyerahkan hidupnya ke dalam genggaman tangan Allah, dan tak seorangpun yang dapat merebut mereka dari tangan-Nya. 

Roma 5:9-10 Di sini Paulus menjelaskan mengenai hasil pembenaran bahwa setiap orang yang percaya dibenarkan dan pasti diselamatkan dari murka Allah oleh hidup-Nya. 

Roma 6:3-4 Orang percaya sudah mati bersama Kristus, bangkit dan hidup bersama Dia. Kita telah mati bagi dosa, tetapi hidup bagi Allah dalam Kristus Yesus. 

Roma 8:1-39 Pasal ini secara keseluruhan berbicara tentang kehidupan dan jaminan hidup kekal bagi orang percaya: Hidup oleh Roh, Pengharapan orang percaya, dan keyakinan dan keteguhan iman percaya serta kemenangan di dalam menghadapi tantangan-tantangan. 

1 Korintus 6:19-20 Bahwa orang percaya. Hidupnya bukan miliknya sendiri (band, Galatia 2:19-20), tetapi ia menjadi milik Allah dan tubuhnya menjadi Bait Allah. Allah telah membelinya dengan harga yang telah lunas dibayar (1 Petrus 1:18-19). Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu. 

1 Korintus 12:12-13 Kehidupan percaya telah dibaptiskan menjadi anggota Tubuh Kristus – Satu Tubuh, Tubuh Kristus. Pembaptisan ini dikerjakan oleh Roh Kudus, bahwa orang percaya diidentifikasikan bersama dengan Kristus, menjadi satu tubuh sekali untuk selamanya. Hal ini terjadi ketika seseorang menjadi percaya. 

2 Korintus 5:17 – 18 Ketika seseorang menjadi percaya, maka ia menjadi ciptaan baru, yang lama sudah berlalu dan yang baru sudah datang. Kehidupan percaya mengenakan ciptaan baru menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan-Nya (Efesus 4:24), dan terus menerus diperbaharui untuk memperoleh pengetahuan yang benar menurut gambar Khaliknya (Kolose 3:10). 

Efesus 1:13-14 Kehidupan percaya dimeteraikan oleh Roh Kudus. Roh Kudus menjadi jaminan bagi kehidupan percaya sampai kepada kehidupan yang kekal di dalam Surga. 

Efesus 2:5-10 Di dalam Kristus, Allah telah menghidupkan setiap orang yang percaya dan memberi tempat bersama-sama dengan Dia di dalam Sorga, menjadi warga negara Sorga (Filipi 3:20). 

Filipi 1:6 Allah telah memulai pekerjaan baik dalam kehidupan percaya, Ia pula yang meneruskan sampai pada akhirnya. 

Kolose 3:3-4 Orang percaya telah mati dan dibangkitkan bersama Kristus dan hidup orang percaya tersembunyi di dalam Dia.

Terima dan undang yesus menjadi tuhan dan raja penguasa tunggal dalam kehidupan kita.

Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya; (Yoh.1:12)

Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku. (Why.3:20)


Tugas kita yang sudah diselamatkan oleh Tuhan Yesus adalah

Bertumbuh dalam komunitas pemuridan. Punya kedalaman dengan Allah dan Firman-Nya. Menjadi berkat, melakukan semua kehendak Allah, memberitakan kabar keselamatan (Injil) Kabar baik tentang yesus juruselamat, dan penebus orang berdosa kepada orang lain. Setia mengasihi Tuhan sampai akhir hidup kita (Wahhyu 2:10b).

Kiranya Allah Roh Kudus terus memberikan kepada kita pengertian dan kita dimampukan untuk dapat mengerti betapa kaya Rahmat Allah dalam Yesus Kristus.

Salam hangat dari penulis saudara saya Septo Sirangatun.

Agung Raditia
Agung Raditia Dalam Kekristenan Injil haruslah menjadi berita utama yang dikabarkan. Bukan motivasi kosong yang mengajak manusia semakin mencintai dunia ini lalu menyembah berhala, memuliakan benda fana. Dan bagaimana Injil menjadi gaya hidup dan mendorong kita untuk tidak menjadi pemalas tetapi semakin improve diri kita sehingga menjadi berkat bagi sesama, Injil tersampaikan, dan Allah saja dimuliakan.