Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Pengertian Pendidikan Menurut Para Ahli Dan Penjelasan Saya

Selamat hari dimana Anda membaca Artikel saya yang ketika Anda berkunjung ke blog pribadi saya ini, Anda akan menemukan berbagai pengetahuan dan tingkat kepintaran Anda akan naik 50 kali lipat berganda-ganda.

Cukuplah bercandanya mari kita masuk kepembahasan, saya akan menjabarkan kepada Anda lima definisi pendidikan menurut para ahli, dan akan memaknai setiap definisi tersebut.

Apakah gunanya sebuah teori jika tidak dimaknai dan tidak kita bawa ke dalam kehidupan sehari-hari dan mempraktikkannya. 

Seperti yang dikatakan oleh salah satu pengusaha yang juga sedikit banyaknya mempengaruhi pikiran saya. Yaitu om Bob Sadino “Sekolah Formal tidak menjamin seseorang sukses. Banyak serjana menganggur. Mereka yang bergaul dengan buku hanya Studying, Not Learning.”

Saya sebagai orang yang suka membaca buku, ada senang dan tidaknya dari kata-kata om Bob. Kita yang suka buku saja tidak menjamin bisa hidup lebih baik apalagi yang malas.

Maka mari seimbangkan pengetahuan dengan segala jenis kerja keras kita, sama seperti teori yang akan saya jelaskan dibawah ini, kiranya dapat kita terapkan untuk mendidik diri kita, jika Anda seorang pendidik hal ini dapat Anda terapkan kepada anak murid Anda.

5 Pengertian Pendidikan Menurut Para Ahli Dan Penjelasan Saya

1. Perkembangan mental

Menurut H. Horne, "Pendidikan adalah proses yang terus-menerus dari penyesuaian yang berkembang secara fisik dan mental yang sadar dan bebas kepada Tuhan."

Pada definisi yang pertama ini, kita dapat mengerti bahwa Pendidikan adalah perkembangan secara fisik. Meskipun fisik sendiri berkembang secara alami melalui makanan dan minuman. Tapi Pendidikan adalah perkembangan mental.

Kita fokus pada perkembangan mental, dari yang bermental penakut menjadi berani. Inilah Pendidikan. Pendidikan mendidik seseorang dari yang bermental selalu merasa lemah tidak bisa apa-apa menjadi mempunyai kepercayaan diri.

Mampu melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi diri sendiri bahkan sesama manusia. Maka ketika kita adalah orang yang terdidik tentunya mental kita juga kuat, mempunyai mental yang penuh kesadaran. Kita juga memiliki kebebasan untuk menyembah Tuhan dengan kesadaran. 

Pendidikan yang merupakan perubahan mental dari yang lemah menjadi kuat dalam bidang kehidupan, bersandar kepada Tuhan dan ini semua dilakukan terus menerus atau saya katakan kehidupan ini adalah latihan seumur hidup agar mental kita sekuat baja.

Perenungan : 

  • Sudahkah kita memiliki mental yang berani dan melakukan hal-hal positif? 
  • Sudahkah kita menyembah Tuhan dan terus bersyukur dari hari ke hari? 
  • Sudahkah kita malatih diri kita agar memiliki mental yang kuat?

2. Kehidupan yang selaras

Ki Hajar Dewantara "Pendidikan adalah usaha untuk memajukan budi pekerti, pikiran, serta jasmani anak untuk memajukan kesempurnaan hidup yaitu untuk mengidupkan kehidupan yang selaras dengan alam dan masyarakatnya."

Ketika merenungkan definisi diatas saya mendapatkan dua hal penting. Yaitu kehidupan yang mengikuti alur alami, dan kehidupan yang sesuai dengan etika masyarakat.

Baca Juga : Penjelasan hakikat perencanaan pembelajaran

Budi pekerti berbicara tetang moral, etika yang baik dimata masyarakat. Ketika moral dan etika di kaitkan dengan alam maka itu semua tidak lain, ketika manusia yang mempunyai budi pekerti dan pikiran yang maju merupakan seseorang yang menjaga alam tidak merusaknya.

Ketika berbicara tentang kehidupan bermasyarakat, ia memliki kehidupan yang bermakna bagi diri sendiri. Begitu juga bagi sesamanya dalam masyarakat. Ia tidak hanya mementingkan diri sendiri. 

Perenungan :

  • Sadahkah kita melatih diri kita agar berbudi pekerti sehingga hidup kita bermakna bagi masyarakat dan alam?
  • Maukah Kita menjadi bermakna bagi masyarakat dan alam dan bukan jadi sampah?

3. Perkembangan jasmani dan rohani

Ahmad D. Marimba "Pendidikan adalah bimbingan secara sadar oleh seorang pendidik terhadap perkembangan jasmani dan rohani menuju terbentuknya kepribadian yang utama."

Pendidikan merupakan usaha untuk kehidupan jasmani yang lebih baik. Dan semua ini kita dapat lakukan secara sadar, disiplin dan bertanggung jawab.

Disiplin untuk berolahraga agar mendapatkan jasmani yang segar dan bugar. Bertanggung jawab yang saya maksudkan adalah dalam hal makan makanan yang bukan hanya enak dimulut tetapi juga makanan yang sehat bagi tubuh kita.

Perkembangan rohani tidak bisa dipisahkan dengan hubungan kita kepada Sang Pencipta, memalui doa dan merenungkan kitab suci setiap hari. Itu adalah waktu terbaik untuk semakin mengenal Tuhan dan bersyukur atas segala anugerah yang ia berikan kepada kita.

Ketika Pendidikan berbicara tentang bimbingan, maka hal ini tidak bisa dipisahkan dengan kebiasaan yang dilatih, dan terus menerus dilakukan. 

Maka Pendidikan yang kita pelajari dari definisi kali ini adalah sikap kita yang terus menerus melatih diri untuk berolahraga, makan makanan yang sehat, dan mempunyai waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Perenungan :

  • Mari kita disiplinkan diri untuk terus berkembang secara jasmani dan rohani!
  • Jangan pernah sia-siakan waktu untuk sesuatu yang merusak jasmani kita dan kerohanian kita!

4. Manjadi sistematis

Insan Kamil, "Pendidikan Adalah usaha sadar yang sistematis dalam mengembangkan seluruh potensi yang ada dalam diri manusia untuk menjadi manusia yang seutuhnya."

Ada begitu banyak potensi dalam diri Anda dan saya, contohnya saya tidak menyangka kalau saya bisa menulis seenjoy sekarang ini, dan terus mengembangkan diri karena saya tahu kualitas tulisan saya semakin baik dari hari ke hari.

Ketika seseorang dilatih menjadi atlit lari, ia akan terus berlatih tanpa kenal lelah, maka ia akan manjadi juara. 

Ketika seseorang ingin menjadi petani handal, ia harus belajar jenis tanah sampai cara membuat gagang cangkul dan mengasah mata cangkul. Membuat media tanam dan menanam tanaman.

Semua proses kehidupan perlu yang namanya Pendidikan dan Pendidikan merupakan pengembangan keahlian praktik yang dimulai dari mempelajari teori. 

Tapi ada hal yang juga tidak kalah penting yaitu kata, “sistematis,” hal ini yang terus saya latih pada diri saya. Karena sistematis berarti tentang keteraturan dari satu sampai seratus misalnya.

Terutama mengatur waktu saya dengan baik, misal jam ini saya harus mengerjakan ini, dan jam ini saya harus beristirahat, dan jam ini saya harus bermain hp.

Setiap potensi diri akan sangat optimal, jika kita lakukan dengan yang namanya sistematis tertarget. 

Menulis apa saja yang harus kita capai. Membuat sebuah catatan yang spesifik agar mampu dan mengetahui kapan kita bisa mencapai sebuah tujuan.

Perenungan:

  • Mari bersama membuat diri kita berkembang dengan cara yang sistematis atau tertata!
  • Maukah kita keluar dari zona nyaman yang merusak masa dapan untuk masuk ke zona sulit namun diri terus bekembang.

5. Tingkah laku ke arah yang diinginkan

W.P. Napitulu "Pendidikan adalah kegiatan yang dilakukan secara sadar, teratur, dan terencana dengan tujuan untuk mengubah tingkah laku ke arah yang sudah ditentukan."

Pada poin terakhir ini, merangkum semua definisi pendidikan yang telah saya jabarkan pada poin-poin sebelumnya. Tingkah laku yang kita inginkan dari kehidupan yang terdidik atau Pendidikan adalah.

  • Mempunyai mental yang kuat dari yang tidak berani menjadi berani, dari yang tidak bisa menjadi bisa.
  • Kehidupan yang bermanfaat bagi sesama dan alam.
  • Berkembangnya kehidupan secara jasmani dan rohani atau bisa juga dikatakan kesehatan jasmani yang terlihat dan jiwa yaitu rohani yang dakat dengan Tuhan.
  • Semua itu bisa terwujud dengan lebih maksimal dengan cara melakukannya secara sistematis.

Seseorang berpendidikan bukan berarti ia bersekolah dengan berbagai gelar yang saya sedang maksudkan dalam artikel saya adalah orang-orang yang walaupun tidak sekolah tetapi mempunyai minat belajar yang tinggi ialah orang berpendidikan sesungguhnya.

Maka ciri yang bisa kita temui dari orang yang suka belajar sehingga ia berpendidikan adalah ia pasti teratur, mempunyai rencana, melangkah sesuai dengan rencana, pantang menyerah, yakin pada tindakan dan yang terpenting mempraktikkan semua teori yang ia pelajar.

Perenungan:

  • Sudahkah Anda mempunyai niat belajar sampai mati?
  • Maukah Anda berjuang demi kehidupan yang tidak sekedar makan lalu ke toilet, tetapi bermanfaat bagi sesama Anda.
  • Dan mari kita melakukan semua teori yang kita ketahui tentunya hal itu akan menghasilkan buah yang positif bagi diri kita dan orang lain.

Terimakasih semoga setiap teori dan makna yang saya jabarkan dapat bermanfaat bagi kehidupan Anda hari lepas hari. Saya Agung Raditia salam pendidikan seembah google. 

Agung Raditia
Agung Raditia Dalam Kekristenan Injil haruslah menjadi berita utama yang dikabarkan. Bukan motivasi kosong yang mengajak manusia semakin mencintai dunia ini lalu menyembah berhala, memuliakan benda fana. Dan bagaimana Injil menjadi gaya hidup dan mendorong kita untuk tidak menjadi pemalas tetapi semakin improve diri kita sehingga menjadi berkat bagi sesama, Injil tersampaikan, dan Allah saja dimuliakan.