Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Merubah Diri Menjadi Lebih Baik Dari Hari Ke Hari

Saya yakin semua orang mau berubah, dari kebiasaan yang buruk dan memiliki kebiasaan yang baik. Tidak ada satupun dari kita yang mau hidup tanpa perubahan dari hari ke hari. Namun berubah menjadi lebih baik, misalnya menjadi lebih suka membaca, menjadi lebih suka menulis, menjadi lebih suka produktif, dan tidak suka menunda. Semua ini bukanlah hal yang mudah jika kita tidak dilatih sejak kecil untuk melakukannya.

Setiap kita mempunyai latar belakang kehidupan yang berbeda-beda ada yang memang sudah memiliki latar kehidupan yang memang dari kecil sudah dilatih untuk hidup disiplin. Maka sangatlah beruntung orang yang demikian, tapi pada artikel ini, secara khusus untuk kita yang memang dari kecil tidak memiliki kehidupan yang terlatih untuk menjadi lebih baik.

Latar belakang kehidupan kita sebelumnya sangatlah memiliki pengaruh besar terhadap kehidupan kita yang sekarang. Apa yang kita lakukan dan pikirkan itu semua oleh karena latar belakang lingkungan dan keluarga kita.

Kita yang adalah orang-orang yang hidup mengikuti kebiasaan dari orang tua, yang bahkan bingung bagaimana cara belajar. Yang ada dalam pikiran kita segala hal yang seseorang lakukan itu karena memang mereka dari kecil sudah berbakat.

Kita tidak mengerti apa itu latihan, apa itu memanfaatkan waktu, apa itu menyelesaikan masalah, kita tumbuh sebagaimana kita harus tumbuh secara alami oleh lingkungan. Sampai akhirnya sekarang saya secara pribadi mengerti, pada tahun 2017 tepatnya.

Bahwa kehidupan adalah latihan, belajar, dan menjadi lebih baik dari hari ke hari. Bukan hal yang mudah dari yang tidak suka membaca harus memaksa diri untuk membaca buku, dari yang tidak suka bangun pagi harus bangun pagi. Dan saya akan berbagi beberapa hal yang secara serius harus dipersiapkan dan dipraktikkan untuk dapat berubah dari hari ke hari. 

Merubah Diri Menjadi Lebih Baik Dari Hari Ke Hari

1. Merenungkan setiap kelemahan

Ketika kita telah menyadari ada hal yang tidak baik dalam diri kita, dan kita sudah mau berubah. Mencabut setiap kebiasaan buruk dalam diri. Maka waktu untuk berdiam diri dan merenung adalah waktu yang sangat produktif bagi diri kita. Dalam hal ini adalah berdiam diri yang disengaja, waktu khusus untuk merenungkan kehidupan, bukan waktu pas Anda galau dan berpikir tidak karuan.

Saat Berdiam diri akan selalu ada kedalaman untuk berpikir yang pastiakan menghasilkan tindakan jika kita benar-benar ingin merubah diri kita dari yang tidak baik manjadi lebih baik lagi, dengan cara menemukan kelemaham dan kurangan dalam diri kita.

Berdiam diri, sendiri, berpikir adalah langkah awal dari perubahan, lalu apa yang akan direnungkan. Renungkanlah kelemahan dalam diri. Lihatlah ke dalam diri sendiri apa saja hal-hal yang tidak baik itu yang harus dibuang dan diganti dengan kebiasaan baik.

Tujuan utama dari kehidupan untuk sebuah langkah yang lebih baik adalah dengan cara mengenal diri sendiri secara mendalam. Mengenal kelemahan, keburukan, dan ketidakmampuan dalam diri secara nyata. Ini adalah proses mengkritik diri sendiri.

2. Akui setiap kelemahan 

Pada Poin ini cukup panjangan karena akan saya sertai contoh, dan poin ini sangatlah penting karena jika kita gagal melakukan hal ini, pada proses-proses berikutnya akan selalu gagal bahkan sangat melelahkan.

Pada tahap ini, ketika sudah merenungkan kelemahan dan mengenal setiap keburukan diri. Akui hal itu, inilah proses penerimaan diri sendiri. Dalam hal ini bukanlah hanya soal kelemahan yang terjadi dari dalam diri, tapi mari menerima setiap kejadian di masa lalu dan akui hal itu sebagai sesuatu yang sudah terjadi dan tidak akan dapat Anda ubah realitanya.

Mengakui kelemahan berarti menerima diri sendiri dengan segala kekurangan dan kelemahannya, pada proses ini adalah proses yang cukup sulit. Karena banyak aspek dalam kehidupan yang harus Anda terima. Bukan hanya kekurangan keahlian, tapi juga fisik, latar belakang keluarga, lingkungan, dan lain-lain.

Begitu pentingnya menerima kelemahan dan realita kehidupan di mana Anda berada saat ini, ini semua bertujuan untuk langkah berikutnya agar dalam proses pengembangan diri atau berubah, Anda lebih enjoy dan tidak terganggu oleh hal-hal buruk karena Anda terlalu takut mengakui kelemahan diri.

Akan sangatlah menyiksa diri sendiri bahkan akan menghancurkan kehidupan Anda pada masa yang akan datang jika dalam hal menerima kelemahan diri ini tidak Anda terima sejak dini. Sahabatku mengakui kelemahan diri berarti perjalanan untuk memperbaiki diri dan terus belajar.

Ketika kita tahu kelemahan kita, kita telah menerima realita dan segala hal yang sudah terjadi dalam hidup. Maka akan ada pemahaman masa lalu tidak bisa diubah tapi masa depan ada diperasaan dan pikiran kita yang telah diubahkan.

Ada begitu banyak kekurangan dalam diri, temukan itu, catat, dan terimalah kekurangan itu, dan bergeraklah maju dan jangan menyerah walau sakit menerpa.

3. Temukan potensi dalam diri

Akan selalu ada kelebihan dalam diri setiap orang, akan selalu ada hal-hal unik yang TUHAN taruh dalam diri setiap kita, hanya saja proses untuk menemukan hal itu bukanlah proses yang mudah. Maka pada proses ini kita harus benar-benar berubah.

Karena untuk menemukan potensi dalam diri sangatlah disayangkan jika tidak disertai dengan kehidupan yang disiplin. Bangun lebih pagi, rajin melakukan hal-hal kecil seperti merapikan tempat tidur.

Baca Juga : Teruslah belajar dari orang lain dan tidak dulu menjadi diri sendiri

Mulai mencintai literasi membaca dan menulis, hal-hal ini sebenarnya hal mutlak harus dilakukan semua orang sehingga kehidupan menjadi lebih berkembang dari hari ke hari. Oya satu lagi olahraga. 

Semua hal di atas adalah hal-hal positif yang akan mengantarkan kita untuk menemukan potensi atau kelebihan yang akan kita lakukan dan itu bermanfaat bagi masa kini, dan masa depan bukan hanya untuk diri sendiri tetapi juga kehidupan bermasyarakat, karena kita adalah mahluk sosial.

Ketika saya suka membaca, dan merenungkan kehidupan, dan mengakui kekurangan. Hal yang saya temukan dalam diri saya adalah saya suka mengajar di depan kelas. Tapi saya tidak mau menjadi guru, maka saya menulis dan terus mencari terus dan mengasah diri saya agar lebih mantap lagi dalam hal mengajar.

Saya tidak akan menjadi PNS dan Guru dan sejenisnya yang akan terikat dengan instansi (ini hanya cita-cita saya tapi saya belum tahu apa rencana pemilik hidup saya Ia tahu yang terbaik). Tapi untuk memberikan kepuasan pada diri saya untuk menyalurkan potensin saya, maka saya akan membuka tempat belajar khusus atau tempat les.

Potensi diri yang Anda temukan dalam diri Anda untuk mengetahui itu, kelebihan Anda adalah saat Anda tidak melakukan hal itu Anda akan seperti tidak makan. Akan ada rasa lapar untuk melakukan pekerjaan itu. 

Potensi itu  bisa Anda temukan hanya dengan mencarinya mencoba hal-hal positif sebanyak-banyak mungkin dan sampai Anda menemukan sesuatu yang Anda kerjakan dan Anda puas mengerjakan hal itu meskipun tidak ada satupun orang yang memuji Anda.

Sampai hari ini sayapun terus menggali potensi dalam diri saya yang lainnya masih tersembunyi, maka mari sahabatku temukan itu dan renungkan, pelajari, praktikkan, gagal bangkit lagi, jangan lupa berdoa minta kepada Sang Pencipta untuk apa Anda ada di dunia, karena Dia adalah pemilik hidup Anda.

4. Cintailah dirimu sendiri

Pada poin ke dua saya telah menjelaskan bahwa kita haruslah merenungkan setiap kelemahan dan kekurangan yang ada dalam diri kita, telah menemukan hal itu, jika ingin menyesal maka menyesallah. Jika ingin marah maka marahlah. Salahkanlah semua hal yang ada dsekitarmu yang membentuk menjadi lemah dan sebodoh sekarang ini.

Tapi pikirkanlah hal ini, mau sampai kapan Anda menyalahkan lingkungan dan diri sendiri. Dalam diri saya paling dalam jujur saya pernah marah pada lingkungan saya, saya pernah menyesali segala sesuatu yang terjadi lingkungan bahkan keluarga. Dan saya pernah membenci diri saya dengan segala kekurangan yang ada dalam diri saya, saya sangat membenci diri saya.

Kembali lagi, mau sampai kapan? Kehidupan terus berlanjut, bukalah pikiran ada banyak hal di depan sana hal indah yang menanti dalam keburukan dan keterpurukan hidup. Maka dari situlah ketika saya ingin menjadi lebih baik dan berkembang cara terbaik sama seperti poin-poin sebelumnya adalah berdamai dengan diri dan masa lalu cintailah realita yang dimana kita berada sekarang.

Jangan terlalu banyak mengeluh, sadarilah keluhan hanya akan merusak hidupmu, membuat pikiran dan hatimu buntu tidak dapat berkarya. Cintai diri bukan berarti kita menjadi angkuh, tetapi mencintai diri berarti melakukan sebuah kebaikkan untuk sesama karena kecintaan pada diri membuat kita bisa menerima sekitar kita.

Mencintai diri sendiri yang benar adalah mengetahui segala kelemahan, mengakui kelemahan, sehingga ketika melihat sekitar yang penuh kelemahan hati kita siap, kita sudah menerima keadaan. Dengam begini kita dapat menjadi yang terbaik bagi sesama yang dimulai bagi diri sendiri.

Karena tidak ada orang yang membenci diri sendiri tidak membenci lingkungannya, ia pasti akan membenci lingkungan dan tidak bisa menerima kenyataan dan kehidupan. Maka berdamailah dengan keadaan, cintailah dirimu.

5. Beriskaplah bodo amet ketika mulai berkarya 

Apa yang ingin Anda lakukan sekarang? Ketika Anda sudah mengerti diri Anda dan mau terus hidup untuk berubah dari hari ke hari. Ketika hati kita telah siap dan sudah menerima kehidupan dan realitanya. Kita akan berpikir pada tingkat berikutnya yaitu mulai berkarya.

Saya tidak tahu apa keahlianmu, saya tidak tahu apa minatmu. Tapi yang ingin saya sampaikan melalui artikel ini, lakukan saja buatlah karyamu. Kita hidup pada zaman internet sangatlah kencang. Saya rasa pada abad 21 adalah zaman di mana semua orang bisa berkarya dan mempublikasikan karya untuk dapat dilihat banyak orang.

Dulu saya pernah dan sangat berkeinginan menjadi penulis tetapi karena berbagai hantaman dan bingung kemana saya memulai, rasa tidak bisa menerima realita, ketidaktahuan, kemalasan untuk belajar, tidak adanya dukungan dan yang terpenting pada benak saya dulu, bahwa butuh banyak uang untuk bisa mulai menulis dan berkarya.

Sampai akhirya sekarang saya mulai berkarya dengan cara saya menulis di blog dan sosial media lainnya, ada banyak kritik, dan banyak saran, untuk tulisan saya. 

Maka disinilah kita harus mengambil sikap untuk terus belajar dan terima semua kritikan untuk diri lebih berkambang. Bersikap bodo amet yang saya tekankan adalah kita harus bisa bersikp tegas pada diri sendiri yang justru ingin  kita berhenti berkarya.

Saya entah sudah berapa kali diajak dari dalam diri saya untuk berhenti menulis di blog, maka ketika Anda mulai berkarya apapun itu, acuhkan dan kalahkan rasa dari dalam diri Anda yang ingin Anda berhenti berkarya. Ketika Anda menang melawan apa yang dari dalam diri Anda rasa minder, rasa malas, inging yang instan. Maka hantamana dari luar Anda akan dengan mudah Anda kalahkan.

Terimakasih sudah membaca artikel saya ini sampai sejauh ini, teruslah berkarya dan merubah diri menjadi lebih baik dari hari ke hari. Saya Agung Raditia salam inspirasi langkah demi langkah Indonesia. 

Agung Raditia
Agung Raditia Dalam Kekristenan Injil haruslah menjadi berita utama yang dikabarkan. Bukan motivasi kosong yang mengajak manusia semakin mencintai dunia ini lalu menyembah berhala, memuliakan benda fana. Dan bagaimana Injil menjadi gaya hidup dan mendorong kita untuk tidak menjadi pemalas tetapi semakin improve diri kita sehingga menjadi berkat bagi sesama, Injil tersampaikan, dan Allah saja dimuliakan.

Posting Komentar untuk " Merubah Diri Menjadi Lebih Baik Dari Hari Ke Hari"

Berlangganan via Email