Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mazmur 135:1-7 | Memuliakan Tuhan Sebab Sifat-sifat-Nya

Memuliakan Tuhan Sebab Sifat-sifat-Nya

1Haleluya! Pujilah nama TUHAN, pujilah, hai hamba-hamba TUHAN, 2hai orang-orang yang datang melayani di rumah TUHAN, di pelataran rumah Allah kita! 3Pujilah TUHAN, sebab TUHAN itu baik, bermazmurlah bagi nama-Nya, sebab nama itu indah! 4Sebab TUHAN telah memilih Yakub bagi-Nya, Israel menjadi milik kesayangan-Nya. 5Sesungguhnya aku tahu, bahwa TUHAN itu maha besar dan Tuhan kita itu melebihi segala allah. 6TUHAN melakukan apa yang dikehendaki-Nya, di langit dan di bumi, di laut dan di segenap samudera raya: 7Ia menaikkan kabut dari ujung bumi, Ia membuat kilat mengikuti hujan, Ia mengeluarkan angin dari dalam perbendaharaan-Nya.

(Mazmur 135:1-7 TB) 

Kita akan bersama belajar dari pemazmur, melihat sifat-sifat Allah lalu memuliakan Dia. Hal ini begitu penting, haruslah kita  ingat dimanapun kita berada. Mengingat safat-safat Allah adalah makanan bagi jiwa yang lebih manis dari pada madu.

Akan memberikan kita kesegaran, seperti disiram oleh air sejuk ditengah panasnya terik padang gurun. Mengingat dan merenungkan sifat Allah merupakan makanan bagi diri kita, kebutuhan terbesar dalam kehidupan sekarang bahkan sampai di kekekalan nantinya.

Mari bersama kita merenungkan, dan saya sangat berharap Anda yang membaca tulisan ini, kembali membaca dan merenungkan Mazmur di atas, sehingga Anda mendapatkan secara pribadi atau mengenal secara pribadi Allah yang Anda sembah begitu luar biasa.


Pujilah Tuhan sebab Ia baik

Allah bukan hanya baik sebab definisi dari kebaikan itu adalah Allah, maka tidak ada sedikitpun dalam tindakan Allah yang tidak baik. Hikmat-Nya jauh melampaui apa yang dapat Anda dan saya pikirkan.

Ia baik bukan karena keadaan kita baik, Dia baik bukan karena kita sukses, bukan karena kita sehat, dan diberkati. Bahkan dalam lembah kelampun diri Anda dan saya, walau dalam keadaan terpuruk sekalipun. Ia tetap Allah yang baik sebab, Ia adalah kebaikan itu sendiri.

Mari bersama kita renungkan tentang kebaikan Tuhan dan kita adalah manusia berdosa yang hanya mendasarkan kebaikan Tuhan atas dasar ketika Tuhan berbuat baik dan saya bisa menikmati dunia maka Tuhan baik, jika saya tidak menikmati dunia maka Tuhan jahat. Bertobatlah wahai Kristen!!

Pandanglah pada karya keselamatan, dimana ketika Anda dan saya tidak menerima keselamatan hal itu lebih berbahaya dibandingkan kemiskinan selama di dunia. ketika Anda tidak masuk dalam karya keselamatan maka Anda mati, selamanya mati.

Nama yang indah dan Ia mahakuasa

Nama yang indah, berbicara tentang kasih dari Allah, karena keindahan sejati ketika kita dapat merasa nyaman pada suatu tempat atau bersama dengan seorang pribadi. Jika kita menyadari Allah mendefinisikan diri-Nya gunung batu, kota benteng, dan Ia adalah kehidupan.

Dalam Kitab Yohenas Ia adalah air kehidupan dan Roti kehidupan.

Maka kita akan memuliakan dan tidak akan pernah mau untuk pergi dari indahnya Allah. 4Sebab TUHAN telah memilih Yakub bagi-Nya, Israel menjadi milik kesayangan-Nya. Allah memilih Israel menjadi milik-Nya, hal ini menggambarkan bahwa Anda dan saya adalah umut pilihan Allah yang Ia kuduskan, dikuduskan untuk kemuliaan Allah.

“5Sesungguhnya aku tahu, bahwa TUHAN itu maha besar dan Tuhan kita itu melebihi segala allah. 6TUHAN melakukan apa yang dikehendaki-Nya, di langit dan di bumi, di laut dan di segenap samudera raya:” Ayat 5 dan 6, merupakan ayat kesukaan saya, Coba Anda perhatikan. Tuhan itu maha besar Ia melebihi segala allah.

Sahabatku pembaca setia definisielohim, segala hal dalam hidup kita dapat menjadi pusat dari penyembahan kita, semuanya dapat menjadi allah-allah palsu yang kita rasa hal itu berkuasa dan memberikan kehidupan atas kita. 

Hal ini terjadi karena kita orang berdosa yang tidak akan mungkin dapat menyembah Allah jika bukan Dia yang memilih kita dan menguduskan kita sehingga kita layak untuk memuji Dia.

Allah melakukan yang Ia kehendaki, ketika Anda mengerti hal ini, Anda akan mempunyai definisi Kekristenan yang benar. Karena Kekristenan bukan tentang kita mampu melukukan yang baik tapi Kekristenan tentang kita dimampukan untuk bertobat, kita dimampukan untuk berserah, semuanya tentang Allah yang bekerja dalam kita, pekerjaan itu sesuai dengan kerelaan kehendak-Nya.

“7Ia menaikkan kabut dari ujung bumi, Ia membuat kilat mengikuti hujan, Ia mengeluarkan angin dari dalam perbendaharaan-Nya.” Ayat 7, menunjukan kepada Anda dan saya, bahwa Allah sejati yang menjadi pusat pekabaran Alkitab adalah Allah yang berdaulat, Allah yang melakukan segalanya. Semua hal, penderitaan dan bencana dan penyakit ada dalam kendali Allah yang Anda sembah.

Inilah sifat-sifat Allah, Pujilah Dia sebab Ia hanya Dia yang layak dipuji, sifat-sifat-Nya yang membuat saya tercengang. Waw, jika saya buat secara berurutan sifat-sifat Allah. Menjadi seperti ini.

  • Allah adalah kebaikan
  • Allah adalah keindahan sebuah nama
  • Allah adalah Dia yang memilih 
  • Allah adalah Dia yang berkehendak
  • Allah adalah Dia yang berkuasa, atas segala hal yang ada dalam dunia

Pujilah Dia

Maka pujilah Dia Raja segala raja, dan mari kita memandang kepada Injil. Dia yang adalah Allah rela menjadi manusia agar Anda dan saya sang pendosa diperdamaikan dengan Allah.

Kita yang tidak mempunyai hak untuk bersekutu dengan Dia, kini dilayakkan untuk bersekutu dan memuliakan Dia. 

Jadi kematian sejati dalam hidup ini adalah ketika Anda tidak mampu menikmati setiap pujian, dan memuliakan Allah selamanya.

Yesus mati disalibkan, Yesus harus menderita karena kerelaan kehendak-Nya untuk menunjukan cinta-Nya kepada manusia berdosa itu adalah Anda dan saya. Setiap hari kita harus mendengarkan dan merenungkan Injil, agar lahir pertobatan sejati dari dalam diri kita. 

Sehingga buah dari pertobatan itu kita pasti memuliakan Dia.

Kiranya Roh Kudus memampukan kita untuk terus memandang kepada Allah dan memuliakan Dia. AMIN


Definisi Elohim
Definisi Elohim Dalam Kekristenan Injil haruslah menjadi berita utama yang dikabarkan. Bukan motivasi kosong yang mengajak manusia semakin mencintai dunia ini lalu menyembah berhala, memuliakan benda fana. Dan bagaimana Injil menjadi gaya hidup dan mendorong kita untuk tidak menjadi pemalas tetapi semakin improve diri kita sehingga menjadi berkat bagi sesama, Injil tersampaikan, dan Allah saja dimuliakan.

Posting Komentar untuk " Mazmur 135:1-7 | Memuliakan Tuhan Sebab Sifat-sifat-Nya"

Berlangganan via Email