Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Puisi Perenungan Mencari Dia Yesus Sang Penebus

  


Mencari Dia 

Benar kata pemazmur “setiap waktu”

Mencari Dia bukanlah waktu yang sia-sia

Kelembutan kasih, membuat hati bergetar

Mata dengan rasa tanpa terbendung menerjunkan airnya


Mencari Dia, Dia ada karena Dia lebih dulu ada

Dosa penghalang manusia menikmati Pribadi-Nya

Kematian atas dosa, adalah kemenangan oleh karunia Allah

Kasih sejati tanpa henti rindu untuk bersekutu

Jiwa yang lelah dan luka diobati, dibalut dengan kain kasih


Kasih yang meneteskan darah di golgolta

Kasih yang menyerahkan segalanya demi persekutuan

Kasih tanpa henti, menunjukan pada dunia, tanpa-Nya semuanya sia-sia.

Baca Juga:


Agung Raditia
Agung Raditia Dalam Kekristenan Injil haruslah menjadi berita utama yang dikabarkan. Bukan motivasi kosong yang mengajak manusia semakin mencintai dunia ini lalu menyembah berhala, memuliakan benda fana. Dan bagaimana Injil menjadi gaya hidup dan mendorong kita untuk tidak menjadi pemalas tetapi semakin improve diri kita sehingga menjadi berkat bagi sesama, Injil tersampaikan, dan Allah saja dimuliakan.

Posting Komentar untuk " Puisi Perenungan Mencari Dia Yesus Sang Penebus"

Berlangganan via Email