Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Puisi Injil | Dilepas dari perbudakan, Yesus Sangat Mengasihi Kita Bagian 2

                                    

Dunia tak sedang baik-baik saja 

Keindahannya menyimpan berbagai penderitaan

Hanya dalam-Mu kurasakan kelegaan 

Air hidup penghilang dahaga 


Yesus darah-Mu tercurah 

Melepaskanku dari perbudakan dosa 

Kau hidup dalamku

Kau kerjakan yang takan mampu ku kerjakan

Tawaran dunia kebinasaan 

 PUISI Dimelepas dari perbudakan


Yesuslah pribadi terindah yang kucari

Roti hidup sukacita 

Tawan hatiku Tuhan 

Langkahku itu milik-Mu, Kaulah Allahku


Hari demi hari tidak kutemui damai

Perbudakan dosa menyebabkan berbagai tangisan 

Tersadar bahwa semuanya sia-sia belaka

Bersama Yesus penderitaan tak terabaikan

Bersama dia ada damai, sukacita abadi selamanya 

Roma 5:12 Sebab itu, sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang, dan oleh dosa itu juga maut, demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa.

Tidak ada dosa yang tidak dapat Yesus ampuni, hanya saja manusia yang seringkali tidak menginginkam cinta Yesus dan lebih memilih cinta dunia ini.

Agung Raditia
Agung Raditia Dalam Kekristenan Injil haruslah menjadi berita utama yang dikabarkan. Bukan motivasi kosong yang mengajak manusia semakin mencintai dunia ini lalu menyembah berhala, memuliakan benda fana. Dan bagaimana Injil menjadi gaya hidup dan mendorong kita untuk tidak menjadi pemalas tetapi semakin improve diri kita sehingga menjadi berkat bagi sesama, Injil tersampaikan, dan Allah saja dimuliakan.