Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Bertobat Dan Membenci Dosa Menuju Kehidupan yang Berpusat Pada Yesus

                                        

Bertobat Dan Membenci Dosa Menuju Kehidupan yang Berpusat Pada Yesus

Essay, Presentasi INJIL bagian 2

Allah Murka pada manusia, karena Ia Allah yang Adil. Tatapi juga Ia adalah Allah yang kasih, keselamatan bukan karena kita mampu berbuat baik. Keselamatan juga bukan berlebel tidak munafik lalu berlaku seenaknya atau berbuat hal-hal yang melanggar moral. Kekristenan tentang Allah. Sang Penguasa yang turun ke dunia, Pribadi kedua menjadi manusia untuk menebus kita, menunjukan bahwa sifat Allah yang adil dan kasih dapat ditegakkan secara bersamaan Ia rela menanggung dosa-dosa kita, mati bagi kita dan kita dituntun untuk hidup di dalam-Nya. Artinya menikmati Dia saja, sampai selama-lamanya. 

Pertobatan

Tulisan ini ditujukan kepada Anda seorang percaya yang sudah sejak lahir beragama Kristen. Namun menjadi permasalahan kita, sebagai orang Kristen. Kita menganggap bahwa pertobatan kita hanya dilakukan sekali seumur hidup yaitu ketika percaya Yesus, kita sudah mengerti konsep keselamatan secara cuma-cuma atau gratis. Kita hidup berdasarkan pengertian tersebut. Sehingga perngertian itu melahirkan pemikiran baru, untuk apa saya bertobat? Saya sudah pasti masuk sorga. 

Injil yang hanya mempresentasikan bahwa keselamatan gratis dan tidak menjelaskan bahwa manusia begitu mencintai dosa, manusia berdosa sangat mudah kembali kepada kehidupan yang berdosa, dan pada dasarnya tidak mampu mengasihi Allah. 

Adalah Injil yang pada akhirnya memunculkan Kristen-kristen kebingungan dan merasa tidak mungkin bahwa keselamatan itu gratis. Dan juga ia akan selalu mempermainkan kasih karunia, ia akan berlalu seenaknya dengan lebel keselamatan gratis.

Maka pada esai pada bagian 2, akan menekankan bukan tentang kita tapi tentang Allah, Kristus sebagai pusat. Pertobatan sejati adalah menyadari kegagalan, dan kengerian hasil dari usaha manusia untuk mencapai kedamaian.

Kengerian itu adalah jiwa yang kosong dan kering, dengan sekuat tenaga menyembuyikan kejahatan dalam hati. Berusaha berbuat baik dan melayani agar menjadi besar, menjadi yang terbaik agar diakui, pada akhirnya semuanya hampa. Dari usaha berbuat baik untuk selamatlah kita harus bertobat. Yesus mengasihi Anda. Dan bertobat dari usaha untuk melakukan kejahatan karena keselamatan gratis maka berbuat maunya. Yesus mengasihi Anda. 

Pertobatan adalah pergumulan kita seumur hidup, dan harus bahkan mutlak menjadi ciri orang percaya, orang Kristen. Pertobatan bukan agar kita diselamatkan, karena karunia Allahlah kita selamat dari perbudakan dosa dan semuanya sudah Allah karjakan melalui karya salib, terpujilah Allah. 

Pertobatan setelah menjadi orang yang mempunyai Roh kudus bukan untuk masuk sorga, tapi pertobatan adalah kesadaran kita bahwa kita ini selamanya dosa, dosa yang telah Yesus benarkan.

Pertobatan agar kita semakin mencintai Yesus yang setia, sedangkan kita sangat gampang tidak setia bahkan meninggalkan Yesus, maka pertobatan pada dasarnya menyadarkan diri bahwa saya selalu gagal, jiwa saya kosong, saya haus selalu haus, dan saya merindukan Yesus bahkan Yesuslah tujuan hidup saya. 

Jadi pada akhirnya ketika kita bertobat melatih diri yang angkuh untuk berpusat pada Kristus merendahkan hati pada kaki salib Yesus, karya keselamatan yang sempurna, kita akan melihat betapa mulia dan indahnya Yesus, Yesus bukan hanya Tuan atas hidup kita, Dia Sang Kuasa, Sahabat, Bapa, Guru, Gembala, Cahaya, Kebenaran, Roti, Air, Kota Benteng, Gunung Batu, Dan Firman. Dia adalah pribadi Allah. Sungguh kepuasan jiwa dan keindahan yang kita inginkan selama ini hanya ada dalam Yesus.

Membenci dosa

Saya tidak akan mengajak Anda untuk membenci dosa, karena saya pun sampai sekarang masih memikirkan bahwa saya seringkali mendapati hati saya mau mencintai dosa, dan dosa terlihat seolah-olah indah. 

Dosa selalu mengajak saya untuk kembali kepadanya, menawarkan keindahan yang memang itu menyenangkan dan indah. Itu tidak bisa dipungkiri 

Kita semua pada dasarnya sama mempunyai hati yang sangat mencintai dosa, kita suka menjauhi hadirat Allah, itu mengapa begitu banyak kita mendapatkan argument yang berkata, “kalau Tuhan tahu untuk apa berdoa,” “kalau keselamatan gratis untuk apa berdoa,”  karena kita mau ke sorga tapi tidak menginginkan pribadi Allah. 

Segalanya tantang saya melakukan ini dan saya harus mendapatkan ini, itu mengapa ada orang yang memutuskan untuk menjadi pemalas, karena ia mendapatkan sesuatu dari kemalasannya. Dapat tidur lebih lama, dapat santai, merasa diri lebih berharga, dan lain-lain begitu juga sebaliknya orang rajin tanpa Yesus. Namun akhirnya hampa, kita sangat pendai menyembuyikan hal itu.

Lalu apa? Kalau saya tidak mengajak Anda membenci dosa. Oke saya akan menjawabnya. Esai ini bukan tantang Anda dan saya, bukan tentang kemampuan kita, karena kita selalu gagal, kita pada akhirnya berjuang dan ujung-ujungnya frustasi. 

Bila saya mengajak Anda membennci dosa dan memberi motivasi-motivasi kata-kata indah agar Anda semangat untuk membenci dosa Anda, maka saya yakin Anda akan gagal dan frustasi. Dosa adalah Segala perbuatan yang hal itu berpusat diri Anda, jadi saat Anda berjuang untuk hidup kudus dengan perjuangan penuh, agar Anda terlihat baik. Hal itupun dosa.

Membenci dosa adalah karunia

Bertobat yang melahirkan kebencian pada dosa-dosa dalam diri, dosa pemberontakan, congkak, merasa diri hebat, merasa karena saya mengasihi maka saya pentas dikasihi. Kehidupan yang berpusat pada diri sendiri. 

Membenci dosa Adalah karya Roh Kudus, Karya Keselamatan oleh Yesus. Semuanya tantang Allah Dia menebus kita maka kita dimampukan untuk hidup dengan melihat betapa fana dan mengerikannya keindahan yang dunia ini tawarkan. 

Kita dimampukan untuk melihat betapa indahnya Yesus, hanya Yesus yang memuaskan jiwa, Yesus memperlengkapi Anda dan saya, untuk terus bertobat dan membenci dosa. Kita dapat membenci dosa ketika dosa begitu menjijikan dan tidak indah, kita hanya fokus pada keindahan Yesus.

Jadi ketika Anda tahu keselamatan adalah gratis, sadarilah Roh Kudus sedang menginjili Anda, Injil bagi kita setiap hari. Jadi setelah membaca tulisan ini. 

Pujilah Allah, buka Alkitab doakan dan baca, minta hikmat untuk mengerti kebenaran Alkitab yang adalah Injil. 

Berdoa bukan tentang kita, bukan untuk kita mendapatkan kebutuhan (hal fana makanan dan lain-lain) berdoa adalah kebutuhan jiwa itu sendiri, berdoa adalah tentang Allah meminta pada Allah menunjukan apa yang Ia mau dari kita untuk kita lakukan dan meminta dimampukan untuk semakin hari semakin membenci dosa. 

Baca Juga :

Setiap perbuatan baik kita adalah untuk kemajuan Injil Yesus cinta sejati kita dikenal dan Allah dimuliakan melalui hidup kita. Inilah Injil, Injil tentang Allah bukan tentang kita selamat dan masuk sorga. 

Tapi tentang memuliakan Allah, dari Dia, oleh Dia, dan untuk kemuliaan-Nya. Hubungan yang menjadi satu, maka saat Allah dimuliakan akan selalu ada kepuasan dalam diri kita.

Jika Anda Belum Membaca Bagian 1, Esay bagian 1 Murka Allah Dan Dosa-dosa kita

Kiranya Allah menyadarkan kita semua untuk mempunyai kehidupan yang berpusat pada Kristus. AMIN


Agung Raditia
Agung Raditia Dalam Kekristenan Injil haruslah menjadi berita utama yang dikabarkan. Bukan motivasi kosong yang mengajak manusia semakin mencintai dunia ini lalu menyembah berhala, memuliakan benda fana.