Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Sahabat sejati akan sangat mencintaimu (Yohanes 15:15)

Sahabat sejati akan sangat mencintaimu

Ketika dosa harus benar-benar diratapi untuk menuju pertobatan yang sejati hidup murni di hadapan Allah

Tanpa melihat betapa dalamnya dimensi dosa, saya tidak akan pernah memahami begitu besarnya bobot kasih kemurahan hati Allah.

 

Tanpa saya sabagai lelaki atau saya perempuan yang tanpa meratapi keegoisan, kesombongan, gosip dan perkataan yang sia-sia, saya akan menjadi orang yang tanpa dukacita tidak ada keinsyafan, dan tanpa keinsyafan saya pasti kehilangan berkat terbesar Allah.

 

Yaitu injil Yesus Kristus yang menebus dan rahmat kemurahan hati-Nya. Jelas Allah jauh lebih peduli saya mempuyai hidup memikmati mengalami hidup baru yang lebih mendalam yang lebih bijak.


Ada rasa sakit bagi saya saat mengakui dosa, tapi di sisi lain ada perasaan seperti dibasuh air yang segar di tengah hari yang terik, dan menjadikan saya semakin rendah hati. Ini Akhir dari ke-aku-an.


(Kyle Idleman dalam buku, “The End Of Me")


Bagian dari kebodohan dan manusia yang mau di tipu oleh bapa dusta. Manusia bukan robot yang harus di kendalikan, Allah ingin agar manusia berhubungan dengan-Nya karna adanya ketulusan dan kerinduan bukan karena tekanan yang menimbulkan keterpaksaan.

Manusia dulunya drajat tertinggi menjadi rendah dari benda2 mati. Manusia yang punya kerinduan kini menjadi malu dan tidak ada kerinduan untuk bersekutu dengan Allah.
Tapi Allah punya rencana yang indah pada Kejadian 3.
Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya; keturunannya akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya." Aku akan mengadakan permusuhan antara kamu dengan perempuan ini, dan di antara keturunanmu dan keturunannya.

Apa itu? Yaaaa, kuasa Iblis kalah kepalanya sudah remuk. Karena Allah sendiri yang telah turun ke dunia dan mengalahkan kuasa dosa. "MELALUI PERISTIWA SALIB," kesombongan dan kemauan untuk sama seperti Allah telah Yesus ubah menjadi rasa kagum dan cinta pada Sang pencipta. Segala kemuliaan bagi Allah.

Kita masih jatuh dalam dosa tapi ingat kita tidak hidup dalam dosa sebab kita sudah jijik terhadap dosa meskipun ia menawarkan kepuasan. Bukan berarti penebusan itu tdk sempurna, Karya penebusan itu menuntun kita memberi kita kuasa dalam kesadaran untuk perlahan meskipun sering gagal meninggalkan dosa. Kita sangat mencintai Yesus, saya ingat pernyataan Yesus “kita bukan lagi hamba tapi sahabatNya.” 
Aku tidak menyebut kamu lagi hamba, sebab hamba tidak tahu, apa yang diperbuat oleh tuannya, tetapi Aku menyebut kamu sahabat, karena Aku telah memberitahukan kepada kamu segala sesuatu yang telah Kudengar dari Bapa-Ku.

(Dalam Kitab Yohanes 15:15 TB)
Allah menebus kita dari perbudakan dosa agar kehendak kita peuh sukacita dalam kebenaran, kita bersahabat dengan-Nya dalam segala hal, termasuk untuk tidak terus jatuh dalam dosa. Seorang sahabat sejati akan sangat mencintai sahabatnya.
1Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati. Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah 2oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.

(Dalam Kitab Roma 12:1-2 TB)
Saya berdoa kiranya Anda, menemukan pribadi Yesus secara nyata meskipun Ia tidak terlihat. Anda menikmati Dia, Anda semakin bertumbuh dalam pengenalan akan Yesus. AMIN
Definisi Elohim
Definisi Elohim Dalam Kekristenan Injil haruslah menjadi berita utama yang dikabarkan. Bukan motivasi kosong yang mengajak manusia semakin mencintai dunia ini lalu menyembah berhala, memuliakan benda fana. Dan bagaimana Injil menjadi gaya hidup dan mendorong kita untuk tidak menjadi pemalas tetapi semakin improve diri kita sehingga menjadi berkat bagi sesama, Injil tersampaikan, dan Allah saja dimuliakan.

Posting Komentar untuk "Sahabat sejati akan sangat mencintaimu (Yohanes 15:15)"

Berlangganan via Email