Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengakuan dosa (1Yohanes 1:9)

1Yohanes 1:9. Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.
Kita telah diselamatkan hanya oleh kasih karunia, itu artinya keselamatan yang kita dapatkan adalah pemberian Allah Cuma-Cuma. Masalahnya adalalah karena keselamatan ini gratis maka begitu banyak orang Kristen salah paham akan hal ini. Mereka berpikir tentang mereka. Bila gratis, untuk apa berbuat baik?

Dari ayat di atas, bila kita baca sekali lagi, “jika kita mengaku dosa kita,” lalu muncul pertanyaan. Jika keselamatan itu gratis untuk apa mengaku dosa? Bukankah sudah diselamatkan? Dari dua pertanyaan ini bahkan tiga. Saya akan jelaskan.

Pertama, keselamatan gratis karena Anda adalah orang berdosa mati rohani. Kita tidak akan dapat mencari Allah yang benar. Sedangkan sorga milik Allah, hanya Allah yang memilikinya. Maka hanya Allah yang berhak memberikannya kepada kita, karena Allah tahu manusia tidak akan mencari Dia, maka Ia yang mendatangi manusia dan mengikat perjanjian yang digenapi dalam Yesus.

Kedua, ini hal yang tidak kalah penting. Mengaku dosa karena Anda adalah manusia berdosa. Ketika manusia yang mati rohani dibangkitkan Bersama Kristus maka ia tidak akan suka berbuat dosa karena kecintaannya terhadap dosa sudah digantikan oleh kecintaan kepada Yesus. Maka pengakuan dosa adalah permintaan maaf kita yang tulus kepada kekasih kita yaitu Yesus. Maka sangat penting bagi kita yang sudah ditebus, menginjili diri setiap saat dan bertobat setiap saat.

Ketiga, sudah diselamatkan dan mengakui dosa. Kembali ke konteks 1 Yohanes. Jika mengaku dosa maka Allah akan mengampuni dan menyucikan kita dari perbuatan jahat. Orang yang sudah menerima Kristus saat jatuh dalam dosa ia akan menderita. Karena ia bukan lagi budak dosa. Maka sangat penting adanya pertobatan. Yesus yang akan menolong kita agar kita tidak menderita saat berdosa karena kita bertobat. Maka dari hari ke hari kita akan semakin cinta Yesus karena pertobatan itu membuat kita sadar, Yesus berkuasa menyucikan kita dari kejahatan. 

Sadarilah bahwa kebutuhan terbesar manusia adalah memuliakan Allah, maka ketika kita tidak kudus, ada kebutuhan yang tidak terpenuhi, maka Yesus menyucikan kita. Jadi bukan tentang kita tetapi tentang Allah yang rindu berhubungan atau bersahabat dengan kita. Maka saat kita hanya ingin keselamatan gratis tetapi tidak menginginkan Allah maka kita belum selamat karena keselamatan adalah Pribadi Allah itu sendiri dan manusia diciptakan untuk Dia. 

Sama seperti buku diciptakan untuk pembaca saat pembaca membaca buku itu, maka buku itu selamat karena berguna. Manusia diciptakan untuk dipakai Allah, saat menusia dipakai Allah maka manusia itu selamat karena berguna. Saat manusia tanpa Allah dalam Yesus maka manusia itu mati selamanya tidak berguna.

Kira-Nya renungan kali ini memberkati Anda. AMIN

Agung Raditia
Agung Raditia Sangat penting bagi kita, bukan lagi kita yang mendefinisikan diri kita maupun orang lain tetapi Dia Allah sendiri yang sudah menebus kita yang harus mendefinisikan diri kita