Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Manusia yang memiliki hidup


1 Yohanes 5:11-12
Dan inilah kesaksian itu: Allah telah mengaruniakan hidup yang kekal kepada kita dan hidup itu ada di dalam Anak-Nya. Barangsiapa memiliki Anak, ia memiliki hidup; barangsiapa tidak memiliki Anak, ia tidak memiliki hidup.
Allah menurunkan hukum kepada bangsa Israel untuk mereka turuti dan melakukan segala sesuatu tetap seperti yang hukum itu perintahkan. Namun mereka gagal melakukan seperti yang hukum itu perintahkan. Dan meskipun mereka berhasil melakukannya. Bukan hukum itu yang menyelamatkan mereka tetapi Allah. 

Justru kerena berbagai hukum dan aturan itu, membentuk bangsa Israel menjadi bangsa yang menyembah berhala. Karena cukup bagi mereka melakukan hukum-hukum dan mereka dapat bebes dari hukum dan menyembah allah lain dan kembali melakukan hukum moral atau hukumTaurat.

Dari bangsa Israel kita belajar bahwa, rasa hormat kita kepada hukum, dan rasa patuh kita pada hukum tidak menyelamatkan kita dari kecenderungan kita untuk terus berdosa karena kita ini dosa. Semakin kita menjadi orang baik semakin nyata dosa-dosa dan kesalahan kita. 

Dosa adalah penyakit. Dosa adalah kematian. Dosa adalah kutukan dan perbudakan. Dan dari dosalah melahirkan guru-guru palsu yang bertameng Kristen tetapi tidak sedang mengabarkan Injil. Mereka hanya mengabarkan diri mereka yang sukses dan mendorong Kekristenan untuk sukses. Bila tidak sukses maka Yesus tidak berkenan. Inilah kesesatan yang akarnya adalah dosa kita. 

Hukum Taurat bukan obat dari dosa, hukum Taurat bukan pembangkit. Hukum Taurat bukan penebus. Dan hukum Taurat itu hanya penunjuk atau pemberi tahu kalau kita ini adalah menusia berdosa, dan begitu gampang kita menjadi orang yang antikristus, karena kecenderungan kita suka berdosa.

Yesuslah obat dosa, Ia sudah menebus kita, Ia sangat mengasihi kita, kita tahu karena Taurat kita ini berdosa. Jadi kita datang kepada Yesus karena Ia adalah obat dari dosa kita. Dia yang berkuasa membangkitkan kita dari kematian rohani agar kita hidup bersekutu dengan Allah.
1 Yohanes 3:16. Demikianlah kita ketahui kasih Kristus, yaitu bahwa Ia telah menyerahkan nyawa-Nya untuk kita; jadi kitapun wajib menyerahkan nyawa kita untuk saudara-saudara kita.
1 Yohanes 4:10. Inilah kasih itu: Bukan kita yang telah mengasihi Allah, tetapi Allah yang telah mengasihi kita dan yang telah mengutus Anak-Nya sebagai pendamaian bagi dosa-dosa kita.
Sudahkah Anda mencintai Yesus? Apakah seluruh kehidupan Anda sekarang milik Yesus? Apakah tujuan Anda sekarang selaras dengan Tujuan Yesus? Apakah Anda sekarang berjuang untuk menikmati Yesus? Apakah Anda sekarang hidup dalam Yesus? Apakah Anda selalu rindu untuk membaca Alkitab dan berdoa? Apakah Anda sekarang mengasihi saudara atas dasar Anda sudah dikasihi Yesus? silahkan Anda renungkan setiap pertanyaan dia atas. Kiranya Roh Kudus memampukan kita. AMIN

Agung Raditia
Agung Raditia Sangat penting bagi kita, bukan lagi kita yang mendefinisikan diri kita maupun orang lain tetapi Dia Allah sendiri yang sudah menebus kita yang harus mendefinisikan diri kita

Posting Komentar untuk "Manusia yang memiliki hidup"

Berlangganan via Email