Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Amsal 3:5-6 | Allah Mangasihi Manusia Jadi Jangan Andalkan Diri Anda Sendiri

Amsal 3:5-6, 5Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. 6Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu.

Sebelum saya masuk ke pembahasan ayat kita saya ingin menunjukan kepada Anda salah satu tulisan dari buku yang saya baca hari ini. Dan kutipan ini akan ada hubungannya dengan seri renungan kali ini.

Allah mencemburui hati Anda. Bukan karena Ia menyedihkan atau merasa tidak aman, melainkan karena Ia mengasihi Anda. Alasan mengapa Allah begitu bermasalah dengan penyembahan berhala adalah karena kasih-Nya kepada Anda yang sedemikian menguras keseluruhan diri-Nya. Ia terlalu mengasihi Anda. Sampai-sampai Dia tidak rela membagi Anda dengan yang lain.

Kyle Idleman, “Gods At War”

Tulisan di atas sangat menyayat hati saya sekaligus membuat saya bersyukur. Tuhan Sangat mengasihi Anda dan saya. 

Dalam perenungan kali ini kita  tidak hanya belajar bahwa manusia sangat suka mengandalkan dirinya sendiri. Dan memang kecenderungan kita demikian. Tetapi ada yang lebih jauh, Amsal ingin beritahukan kepada kita. Bahwa ketika kita mengandalkan diri kita sendiri, sebenarnya kita sedang menjadikan diri kita sabagai allah atas diri sendiri. Dan ini penyembahan berhala.

Ketika kita mengandalkan diri kita, saat kita berhasil selalu saja kita terjebak pada pemuliaan atas diri sendiri. Padahal bila kita mengandalkan Allah maka kita pasti akan memuliakan Allah ketika kita berhasil. Karena kita sadar bahwa ada anugerah Allah yang menguatkan kita. Manusia diciptakan untuk memuliakan Allah dan itulah kebutuhan manusia.

Allah mau kita mengandalkan-Nya karena Dia jauh lebih tahu cara mengasihi kita dibandingkan diri kita sendiri. setiap kali kita mengandalkan diri kita sendiri justru hal itu membawa kita pada malapetaka.

Ketika kita mengandalkan diri kita sendiri, saat gagal kita akan frustasi dan menyalahkan diri kita bahkan keadaan dan orang lain. Berbeda ketika kita mengandalkan Allah maka saat gagal kita tahu kita tetap Allah kasihi dan selalu ada penghiburan dari Roh Kudus, untuk bersyukur karena Allah dalam Yesus adalah harta kita. Sehingga kita pasti akan menjadi berkat bagi sekitar kita.

Puji Tuhan Yesus menebus kita dari kutuk dosa yang artinya menebus kita dari ke-Aku-an kita. Kita disadarkan bahwa suatu kebodohan ketika kita medefinisikan benar salah menurut kita atau mengandalkan kebijaksanaan kita yang terbatas. Maka dalam kasih Allah kita akan selelu berjuang meninggalkan berhala kita yaitu keinginan mengandalkan diri sendiri. Dengan cara mendisiplinkan diri kita untuk selalu taat pada Yesus, belajar pada Yesus untuk semakin serupa Yesus, dan memuliakan Allah.

Maka mengandalkan Allah, merupakan hal yang serius harus ada kesengajaan dari diri kita, ketika kita yakin kita sudah diselamatkan. Karena mengandalkan Allah adalah mematikan berhala dalam diri kita agar hanya Allah yang bertahta dalam hati kita.

Amsal 3:7-8, 7Janganlah engkau menganggap dirimu sendiri bijak, takutlah akan TUHAN dan jauhilah kejahatan; 8itulah yang akan menyembuhkan tubuhmu dan menyegarkan tulang-tulangmu. 

Roh Kudus kiranya memampukan Anda untuk melihat kemuliaan Allah sehingga Anda bangga pada Allah bukan diri sendiri. AMIN

Agung Raditia
Agung Raditia Sangat penting bagi kita, bukan lagi kita yang mendefinisikan diri kita maupun orang lain tetapi Dia Allah sendiri yang sudah menebus kita yang harus mendefinisikan diri kita

Posting Komentar untuk "Amsal 3:5-6 | Allah Mangasihi Manusia Jadi Jangan Andalkan Diri Anda Sendiri"

Berlangganan via Email